DENPASAR-fajarbali.com | Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, melakukan kunjungan kemanusiaan ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah di Denpasar, pada Jumat (12/9/2025). Kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan moral dan bantuan langsung kepada para korban banjir yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut. Kehadiran Mensos, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali dan jajaran DPRD Provinsi Bali, disambut hangat oleh Direktur Layanan Operasional RS Ngoerah, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, bersama Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD), I Komang Weka, dan staf rumah sakit lainnya.
Dalam kunjungannya, Mensos Saifullah Yusuf berinteraksi langsung dengan pasien korban banjir yang dirawat di Ruang MS Gedung IGD. Ia memberikan kata-kata penyemangat, memastikan para korban tidak merasa sendirian menghadapi musibah. "Korban bencana tidak boleh merasa sendiri. Negara hadir untuk memberikan dukungan, baik melalui pelayanan kesehatan maupun bantuan sosial," ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dari perhatian pemerintah, Mensos juga menyerahkan santunan kepada pasien yang rumahnya hancur akibat terjangan banjir, memberikan sedikit keringanan atas kerugian materi yang dialami. Selain memberikan dukungan kepada korban, Mensos juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak RS Ngoerah atas respons cepat dan pelayanan optimal yang diberikan kepada para korban bencana.
Ia secara khusus memuji dedikasi dan profesionalisme tenaga kesehatan. "Saya melihat langsung bagaimana tenaga kesehatan di RS Ngoerah bekerja dengan sigap dalam menangani pasien korban banjir tersebut," tambahnya. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi para staf medis untuk terus memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam situasi darurat.
Kunjungan ini menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai tingkatan pemerintahan dan fasilitas kesehatan dalam penanganan bencana. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat dan daerah di satu lokasi menunjukkan adanya koordinasi yang solid. Dengan bekerja sama, pemerintah dapat memastikan bahwa bantuan dan pelayanan darurat dapat diberikan secara lebih efektif dan tepat sasaran. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan dalam mitigasi risiko dan pemulihan pasca-bencana.
Kunjungan Mensos tidak hanya sekadar formalitas, melainkan juga membawa pesan kuat tentang empati dan kepedulian. Tujuannya adalah untuk membangkitkan semangat para pasien dan keluarga korban agar tetap kuat menghadapi musibah. Sikap proaktif pemerintah dalam mendekati masyarakat yang terdampak bencana diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman dan keyakinan bahwa mereka tidak ditinggalkan. Ini adalah langkah penting dalam proses pemulihan psikologis dan sosial.
Secara lebih luas, kunjungan ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak terkait, dari pemerintah hingga masyarakat, untuk lebih siap dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Dengan pengalaman yang didapatkan dari penanganan kasus ini, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan dapat dipererat, menciptakan sistem respons bencana yang lebih kokoh dan efisien. (M-001)










