DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Langkah preventif terus digalakkan Pemkot Denpasar guna mencegah penyebaran Covid-19. Kali ini, sebagai garda terdepan lintas perbatasan, Satgas Covid-19 Dishub Kota Denpasar bersama, Satgas Kelurahan Pedungan, dan instansi terkait melaksanakan pencegatan dan pengecekan kepada Calon ABK yang diduga berasal dari Pulau Jawa di Kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (13/4/2020) dini hari.
Pelaksanaan pencegatan dan pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan mengingat adanya pembatasan arus dan mobilitas penduduk dari luar Kota Denpasar, termasuk dari luar Bali.
Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, Dishub Denpasar sebagai garda terdepan wilayah perbatasan dan pintu masuk Kota Denpasar, khususnya yang melintasi jalan raya terus berupaya maksimal untuk mencegah penyebbaran Covid-19. Hal ini dilaksanakan dengan memperketat mobilitas penduduk di Kota Denpasar. “Setelah mendapatkan informasi, langsung kami ikuti dan awasi, sesampainya di Pelabuhan Benoa langsung kami cek kesehatan dan dentitasnya, hal ini sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19 terkait pembatasan dan memperketat pengawasan pintu masuk dan perbatasan,” ujar Sriawan.
Sriawan menegaskan, sesuai dengan Surat Dishub Kota Denpasar Nomor : 551 / 605 / Dishub tertanggal 30 Maret 2020 yang ditandatangani langsung Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, dimana Pemkot Denpasar resmi meningkatkan penguatan pengawasan pelabuhan yang menjadi akses pintu masuk Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar. “Melihat dasar tersebut sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan untuk memutus penyebaran Covid-19 tentu kami akan terus melaksanakan pemantauan di lintas perbatasan, sehingga dapat mencegah terjadinya imported case Covid-19,” ujar Sriawan.










