Tangani Covid -19 Ruang Isolasi Ditambah dan Tenaga Medis Diberi Insentif

NEGARA -  sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pemkab Jembrana melakukan langkah antisipatif dalam menanggulangi penyebaran covid-19. Meskipun belum ada pasien positif Covid, tetapi kewaspadaan tetap terus ditingkatkan, di antaranya dengan kebijakan penambahan ruang isolasi di RSU Negara untuk merawat pasien positif maupun PDP Covid-19. Selain itu , tenaga medis sebagai garda terdepan menghadapi juga diberikan reward dalam bentuk insentif. Hal itu bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kerja keras dan perjuangan tenaga medis sekaligus paparan resiko sebagai petugas terdepan .

 

Termasuk memfasilitasi penginapan bagi petugas medis yang rumahnya jauh dari RSU Negara yang saat ini ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan. “Ini langkah antisipasi kita menghadapi corona. Kita siapkan terlebih dahulu jangan sampai menunggu kasus makin banyak," ujar Bupati Artha saat memimpin rapat tanggap corona bersama pimpinan OPD Jembrana , Senin ( 30/3/2020). Pada rapat kemarin, tampak tak seperti biasa, yang biasanya di dalam gedung kantor tetapi kali ini digelar di halaman belakang Kantor Bupati Jembrana. Rapat di ruang terbuka tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan , Sekda I Made Sudiada. Rapat dimulai  tepat pukul 11.00 wita, dengan memberi jarak bagi tiap peserta sesuai himbauan physical distancing.

Mengenai anggaran, Artha, menjelaskan akan disiapkan dari anggaran perubahan mendahului. Saat ini masing-masing OPD diperintahkan untuk menyisir anggaran yang dianggap tidak penting atau tidak relevan ditengah kondisi penyebaran Covid-19 yang mulai meluas. “Contohnya Porsenijar, UN juga sudah  dibatalkan . Anggaran itu bisa dialihkan untuk penanggulangan covid-19. Tapi  yang sifatnya vital tidak boleh , OPD tetap harus kerja melayani masyarakat," ujar Artha.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top