Aktivis Kesetaraan Gender Ini Raih Doktor di Unud Setelah “Kuliti” 3 Novel Jepang 

IMG-20250527-WA0000
Dr. I Gusti Ayu Andani Pertiwi, SS,, M.Si. (tengah membawa buket) bersama kerabat dan kolega usai lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor, pada Program Studi (Prodi) Doktor Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud), Senin (26/5/2025). 

DENPASAR-fajarbali.com | Aktivis kesetaraan gender, I Gusti Ayu Andani Pertiwi, SS., M.Si, berhak menyandang gelar Doktor (Dr) setelah dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor, pada Program Studi (Prodi) Doktor Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud), Senin (26/5/2025). 

"Menimbang prestasi promovenda selama menempuh studi, ketekunan dan kontribusi penelitiannya terhadap lembaga dan masyarakat, (Andani-red) dinyatakan lulus dengan predikat Pujian atau Cumlaude," kata Ketua Sidang Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. 

Andani, sapaan karib Gusti Ayu Andani Pertiwi, pun tercatat sebagai doktor ke 291 Prodi Doktor Kajian Budaya FIB Unud. Andani menyajikan disertasi berjudul "Resistensi terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel Jepang Era Heisei (1989-2019)".

Dalam penelitiannya, Andani mengungkapkan, era Heisei di Jepang (rentang 30 tahun) tidak hanya ditandai oleh krisis ekonomi, bencana alam dan meluasnya budaya pop, tetapi juga pergeseran nilai terkait peran gender.

Meski inisiatif kesetaraan gender telah diupayakan, kata Andani, ketidak-adilan masih terjadi dan memicu resistensi atau perlawanan termasuk dalam karya sastra, seperti yang terlihat dalam novel Out karya Natsuo Kirino, Susu dan Telur karya Mieko Kawakami dan Gadis Minimarket karua Sayaka Murata.

"Saya berusaha mengungkap resistensi yang muncul dalam ketiga novel tersebut dengan menggunakan lensa dekonstruksi. Penelitian ini sifatnya kualitatif dengan pendekatan kritis kajian budaya, menggunakan metode pengumpulan data studi pustaka: data dikumpulkan dari ketiga novel dan selanjutnya dianalisis menggunakan teori dekonstruksi, feminisme dan tubuh sosial," ungkap Andani. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top