Di Buleleng Terdapat 18 SMP Siap Ikuti UNBK

SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Untuk di Kabupaten Buleleng terdapat sebanyak 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sudah siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mengingat dalam waktu dekat ujian Nasional untuk jenjang SMP dan SMA/SMK akan berlangsung bahkan dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik Pora) Kabupaten Buleleng sedang melakukan sosialisasi keseluruh stake order.

 

 

Sekertaris Dinas (Sekdis) Disdikpora Buleleng, Made Astika, Selasa (10/3/2020)  mengatakan, pihaknya sudah mensosialisasikan pelaksanaan Ujian Nasional kepada seluruh Kepala Sekolah SMP dan SMA/SMK di Buleleng. Upaya ini dilakukan atas arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali.”Kita sudah melakukan sosialisasi keseluru sekolah. Hal itu merupakan perintah dari dinas pendidikan Provinsi Bali untuk segera melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan UNBK,”tuturnya.

Lebih jauh tutur Astika hingga kini Kabupaten Buleleng telah membentuk panitia pelaksanaan UNBK dan bahkan pihaknya mengakui telah melakukan pengukuhan panitia kemudian akan dilakukan sosialisasi hingga ke seluruh sekolah.”Kita sudah melakukan pembentukan panitia dan bahkan kami sudah melakukan pengukuhan. Setelah itu kami tinggal melakukan sosialisasi keseluruh sekolah baik tingkat SMP dan SMA/SMK yang ada di Kabupaten Buleleng dalam pelaksanaan UNBK,”ucapnya. Dijelaskan Astika saat ini untuk peserta UN tingkat SMP di Buleleng jumlahnya mencapai 11.390 peserta. Mereka berasal dari 55 sekolah.

Namun, dari 55 sekolah yang ada, hanya 18 sekolah SMP yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Selebihnya masih mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Sekolah yang mengikuti UNBK sebut Astika sebagian besar berada di seputaran Kota Singaraja.”Kalau yang UNBK memang ada sekolah yang sudah mandiri ada juga yang masih gabung dengan sekolah lain. Termasuk program kesetraan menggunakan sistem UNBK,”imbuh Astika. Disinggung terkait jadwal pelaksanaan, Astika menyebut UN untuk jenjang SMP akan dilangsungkan di Bulan April. Sedangkan, untuk jenjang SD terhitung tahun 2020 ini, mereka tidak lagi mengikuti USBN.

BACA JUGA:  Membangun Indonesia Emas dari Desa

Namun mengacu pada Permendikbud 43/2019 maka ujian untuk tingkat satuan pendidikan akan diserahkan kepada sekolah masing-masing. Pengelola SD sebut Astika dapat menggelar ujian mandiri dengan soal yang disusun berdasarkan kebutuhan sekolah. Itu berarti, sekolah memiliki kewenangan untuk menilai siswanya.”Jadi kalau soal UN jenjang SMP sudah sangat siap. Tinggal pelaksanaan saja,”tutup Astika. (ags).

Scroll to Top