DENPASAR-fajarbali.com | Astra Motor Bali kembali mengunjungi siswa-siswa SDN 24 Pemecutan Denpasar untuk berbagi ilmu safety riding. Materi yang ditekankan kepada para siswa adalah tentang cara berboncengan yang benar mengingat mereka belum waktunya mengendarai sepeda motor. Diikuti 75 anak dari berbagai kelas, antusias terlihat saat di awal diajak untuk post tes mengetahui pemahaman tentang keselamatan berkendara 15 Februari 2025.
Pemberian materi disampaikan oleh team Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius dengan praktek di hadapan para siswa. Siswa diajak menganalisa untuk menjadi penumpang motor yang tidak hanya asal duduk saja di jok belakang. Agar aman dan nyaman menurut sisi safety riding, perlu ada triknya dan caranya.
Siswa diajak untuk melakukan persiapan yakni memastikan motor yang akan dikendarai dalam keadaan siap untuk berkendara. Perlu diingatkan kepada si pengendara untuk memeriksa kendaraan missal tekanan ban, spion dan lampu dll. Selanjutnya posisi duduk yang nyaman usahakan posisi duduk penumpang dekat dan rapat dengan pengendara. Jangan menjauhi pengendara, karena kerenggangan antara penumpang dan pengendara bisa mengurangi keseimbangan motor.
Keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.Yang tidak kalah penting adalah posisi penumpang atau pembonceng sebaiknya menghadap ke depan Sewaktu berboncengan, penumpang menghadap ke depan dan bagian dadanya dekat ke punggung biker. Tujuannya untuk menyatukan distribusi bobot antara pengemudi dan penumpang, yang akhirnya memaksimalkan pusat gravitasi dan keseimbangan.










