NEGARA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tidak hanya dikenal dengan warisan rumah panggung, bahasa melayunya, tradisi pantun dan khasanah warisan budaya lainnya, kampung Loloan yang ada di Kelurahan Loloan Timur dan Loloan Barat Kabupaten Jembrana, ternyata masih menyimpan tradisi membuat boreh. Ramuan tradisional ini biasanya dulu digunakan untuk memboreh para anak dare ( perempuan remaja) di Loloan. Namun tradisi yang dulu gemar dilakukan masyarakat Loloan kini berangsur-angsur mulai ditinggal, seiring kemajuan jaman. Padahal ramuan boreh Loloan cukup berkhasiat terutama untuk luluran terutama untuk aura kecantikan.
Eka Sabara salah seorang anggota Komunitas Ngopi Bareng ditemui belum lama ini mengatakan tradisi memboreh untuk para anak dare di Loloan sudah ada sejak ratusan tahun lalu , bahkan mungkin sejak ada kampung Loloan di Jembrana. Warisan tradisional berupa boreh ini juga bisa dimanfaatkan sebagai masker wajah remaja putri yang memasuki usia balig(beranjak dewasa). "Ramuan boreh terdiri dari bahan bahan alami
yaitu beras, bunga cempake, dan temutis ditambahkan sedikit kunyit. Bahan bahan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian ditambahkan sedikit air panas secukupnya," ujar Eka yang kini mulai giat mengumpulkan data dan menulis tentang sejarah serta tradisi di Loloan. Biasanya kata Eka, sesuai keterangan yang diperoleh dari para orang tua setelah ditumbuk halus, boreh tersebut di bentuk bulat dengan tangan dan dijemur hingga kering.










