MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIV di Kabupaten Tabanan, 9-19 September menjadi moment penting bagi KONI Badung untuk tetap mempertahankan status kontingen teratas dalam hal prestasi.
Tapi harus dibarengi dengan kiprah positif dari 37 cabang olahraga yang resmi dipertandingkan. Cabor-cabor itulah mempunyai tugas mengeksekusi medali emas supaya bisa melebihi dari event sama di Gianyar tahun 2017.
“Bicara perbaikan, harusnya ditandai dengan kualitas dan kuantitas medali yang diperoleh lebih baik dibanding kegiatan sama yakni Porprov Bali di Gianyar 2017 lalu,” ucap Ketua Umum KONI Badung, Made Nariana saat melakukan monitoring cabang ‘asah otak’ Catur di SKB Kerobokan Badung, Minggu (19/5).
Didampingi KTU Anak Agung Rawat Duaja, Ketum KONI Badung Made Nariana sangat menanti perbaikan prestasi tidak hanya dari catur tapi juga cabang-cabang olahraga lainnya. Catur dari database KONI Badung, masuk kategori grade pertama karena prestasi yang diraih selama ini. Karena itu pada Porprov di Tabanan 2019, bidikan medali harusnya tidak sama dengan di Gianyar, tapi harus melebihi saat tampil di Gianyar.
“Saya sangat berharap cabang catur bisa menggaet 12 medali emas dari 15 emas yang diperebutkan. Kalau 10 emas kan artinya tidak ada perubahan atau peningkatan. Ya, kalau bisa 12 emas kenapa hanya 10 medali emas,”ucap Made Nariana yang juga Mantan Ketua PWI Bali tersebut.










