Second Stakeholders Consultation Meeting Forum Air Dunia ke-10 Serukan Penguatan Komitmen dan Kerjasama untuk Solusi Air Global 

pembukaan 2nd Stakeholders Consultation Meeting

Pembukaan Stakeholders Consultation Meeting (SCM) ke-2, Kamis (12/10) di Badung. (Foto: Tha)

 

MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Stakeholders Consultation Meeting (SCM) ke-2 yang merupakan rangkaian acara menjelang World Water Forum ke-10 resmi dibuka di Bali hari ini (12/10). Sejumlah perwakilan negara di dunia hadir untuk bertukar pikiran dan merencanakan gagasan serta tindak lanjut atas permasalahan air global.

Presiden World Water Council Loïc Fauchon mengatakan dalam pidato pembukaannya bahwa SCM ke-2 berfungsi sebagai bagian dari “Water Deal” yang menyerukan diplomasi air secara berkesinambungan untuk meyakinkan para pemimpin dunia dan pemimpin politik bahwa “Air adalah isu politik” dan “sekarang adalah saatnya akselerasi.

“Water Deal” menyiratkan hubungan baru dengan air, hubungan baru antara umat manusia dan air dan terutama menyerukan kembali slogan “Stop ignoring water”. Selain itu, Loïc juga menyebutkan beberapa prioritas dalam mengatasi krisis air global termasuk di antaranya menciptakan keseimbangan baru antara air untuk manusia dan alam, termasuk keseimbangan antara akses air perkotaan dan perdesaan, air untuk pertanian dan irigasi untuk menjamin produksi pangan, dan pengelolaan sumber daya air terpadu untuk menjamin pembangunan berkelanjutan.

“Kita sebagai manusia perlu menerjemahkan kenyataan bahwa air, pangan, energi, kesehatan dan pendidikan adalah lima jari dalam satu tangan. Tangan yang berbagi dan pembangunan yang damai.” kata Loïc.

Presiden World Water Council, Loïc Fauchon. (Foto: Tha)

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top