PKN: Wajar Jokowi Komunikasi dengan Parpol di Istana

GPS 1

Foto: Gede Pasek Suardika (ist).

 

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kritikan Demokrat maupun Jusuf Kalla soal pertemuan Presiden Jokowi dengan parpol parpol koalisi minus Nasdem ditanggapi sebagai hal yang wajar oleh ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika.

"Hal yang wajar itu, nggak usah sensi apalagi galau. Presiden bisa bicara soal ekonomi sosial budaya agama sampai politik di Istana. Kenapa ada parpol yang sewot atau mantan wapres yang dongkol? " Kata GPS, panggilan akrab mantan ketua Komisi III DPR RI ini kepada media di Jakarta menanggapi pihak-pihak yang mempermasalahkan pertemuan tersebut.

Dijelaskannya, setahunya presiden lainnya juga melakukan hal yang sama dan tidak ada masalah. "Janganlah mencari cari isu yang sebenarnya tidak ada masalah lalu dipermasalahkan. Wajar saja Presiden membahas politik ya dengan partai politik. Masak dengan majelis keagamaan?" Katanya.

Walau PKN tidak ikut serta, bukan berarti harus menolak hal-hal seperti itu. "Dulu saja urusan KLB Partai Demokrat di Bali saya diundang di Istana juga bicara oleh Presiden SBY saat itu. Wajar saja urusan politik di istana," Katanya.

Ketika ditanya soal keaktifan Jokowi menyiapkan penggantinya itu hal yang wajar. Semua Presiden yang akan berakhir melakukannya. Sebab menurut GPS, kelangsungan pembangunan bagian penting yang dipikirkan oleh pemimpin yang akan berakhir. "Itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus arahan yang setuju dengan pembangunannya untuk tahu ada dimana Presidennya saat ini, " katanya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top