AMLAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com │ Bupati Karangasem,I Gede Dana didampingi Ketua DPRD I Wayan Suastika melakukan pengecekan ruas jalan Umasari Kangin-Kikian Sinduwati dengan mengendarai sepeda motor sebelum dilakukan perbaikan,Selasa (2/8) kemarin. Pengecekan dilakukan disela-sela usai sosialisasi pengerjaan jalan yang rencananya bakal segera dilaksanakan. Selain itu, bupati Gede Dana meminta masyrakat melakukan pengawasan terhadap pengerjaan ruas jalan tersebut.
Bupati I Gede Dana mengatakan, pengerjaan ruas jalan yang menghubungkan Banjar Adat Umasari Kangin desa Peringsari,Kecamatan Selat dengan banjar dinas Kikian desa Sinduwati,kecamatan Sidemen rencanaknya akan dilakukan di sepanjang 2 kilometer dengan lebar tiga meter pengerasan. Dikatakan, ruas jalan ini sudah ada jalan sejak tahun 1942. “Jalan ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar namun belum tersentuh perbaikan,” ujar Bupati.
Dikatakanya, mengingat pentingnya ruas jalan ini yang juga merupakan akses masyarakat untuk melakukan pengungsian saat meletusnya Gunung Agung tahun 1963 lalu, pihaknya pun memprioritaskan perbaikan jalan ini dengan memasang anggaran sebesar Rp 2,5 miliar dengan masa pengerjaan selama 120 hari. “Dari penuturan para tetua adat disana, jalan ini dulunya dipakai sebagai jalur pengungsian ke Sidemen, karena tidak memutar lagi, sehingga jalur ini menjadi prioritas perbaikan,” ujarnya lagi.
Gede Dana mengakui, di kabupaten Karangasem masih banyak infrastruktur jalan yang belum tersentuh pembangunan. Untuk itu Dirinya meminta masyarakat ikut mengawasi dan menyampaikan informasi tersebut kepada Perangkat Desanya sehingga terlaporkan ke Dinas terkait dan dapat ditindaklanjuti dengan cepat. “Tentu saja tidak bisa semuanya bisa segera diselesaikan, apalagi untuk pembangunan infratruktur jalan membutuhkan biaya cukup besar, sementara kondisi keuangan pemerintah daerah masih belum stabil lantaran pandemic covid-19,” ujarnya lagi.










