DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tahapan kampanye Pasangan Calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Bali, tampaknya sedikit membuat kesal dan kecewa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali.
Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia mengaku, pihaknya agak kesulitan melakukan pengawasan kampanye dari paslon. Mengingat, tak adanya lokasi persis yang digunakan untuk berkampanye.
Sejatinya, Bawaslu Bali mengetahui waktu kampanye tersebut yang berlangsung selang-seling. "Kita agak kesulitan ini. Memang kita tahu jadwal kampanye ganjil-genap, tapi masalahnya kami nggak tahu lokasi persis kampanyenya. Tidak ada yang melaporkan ke kita, sehingga kami perintahkan Panwas, Panwascam, PPL untuk mencari info sendiri,” ujarnya, Kamis (1/3/2018).
Makanya, Bawaslu Bali menghimbau kepada Paslon dan Tim Pemenangan memberikan berbagai jadwal kampanye yang pasti serta lokasinya. Hal ini dilakukan untuk memudahkan Bawaslu melakukan pengawasan. “Kami berharap segera kirim ke kami selaku penyelenggara, KPU juga kadang kesulitan juga,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Tim Kampanye Pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) IGN Alit Kesuma Kelakan mengakui jika memang tak pernah memberikan jadwal kampanye ke Bawaslu Bali. Selama ini, pihaknya hanya berkoordinasi dengan KPU saja terkait kampanye. "Kami hanya dengan KPU saja, tidak ada kewajiban kan,” tegasnya.










