Rektor dan Pejabat Perempuan Unjuk Kebolehan Menari Bali

Suasana persembahyangan di Saraswasti di Pura Kampus UNR.

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Lentik jari jemari Ni Putu Tirka Widanti bersama pejabat struktural dan fungsional perempuan menarikan rejang dan pendet menjadi sisi unik perayaan rangkaian Hari Saraswati di Universitas Ngurah Rai (UNR), Sabtu (26/3/2022).

Meski tanpa latihan intensif, puluhan penari dengan balutan pakaian adat Bali putih-kuning nampak lihai dan tidak kaku. Menurut Tirka Widanti, Rektor UNR, dengan menari, melengkapi srada baktinya kepada Sang Hyang Widhi Wasa yang berwujud Sang Hyang Aji Saraswati atas limpahan ilmu pengetahuan yang dilimpahkan bagi manusia.

Perguruan tinggi, kata Tirka Widanti, merupakan gudangnya ilmu pengetahuan yang diimplementasikan melalui Tri Dharma. Sehingga para Sivitas Akademika UNR harus di-upgrade secara sekala-niskala. “Semoga Ida Sang Hyang Widi Wasa, Tuhan yang Maha Esa senantiasa melimpahkan sinar sucinya bagi kita semua,” harap Tirka Widanti di sela persembahyangan di Pura kampus setempat.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan sekaligus bertindak selaku pemangku, Gede Wirata mengatakan, peringatan Saraswati mesti dimaknai dalam konteks kekinian. “Tentunya bagaimana kita mampu mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Wirata.

Suasana persembahyangan di Saraswasti di Pura Kampus UNR.
Suasana persembahyangan hari Saraswasti di Pura Kampus UNR.

 

“Kita tidak bisa diam begitu saja karena kita berjibaku dengan era kekinian. Karena era kekinian adalah era teknologi,  maka kita harus mengikuti perkembangannya,” imbuh dia.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top