Tradisi Maedeng Sapi Untuk Tawur Kesanga Masih Lestari di Desa Pakraman Susut

GIANYAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tradisi Maedeng di Desa Pakraman Sust, Desa Buahan masih terjaga. Seperti pada Minggu (20/2/2022) pagi, digelar tradisi ngedengang (maedeng) sapi jantan dan betina oleh seluruh pemikik ternak sapi yang belum bunting. Lokasi maedeng sapi dilaksanakan di setra desa adat setempat. 

Dari pantauan, sejak pagi pemilik ternak menuntun sapinya ke setra, ada yang datang berkelompok dan sendiri. Jumlah ternak sapi warga yang terkumpul di setra, mencapai eatusan ekor, dan oleg prajuru adat langsung meneliti sapi yang akan digunakan sebagai sarana caru.  Setelah melakukan pemilihan dalam tradisi ini berhasil  terpilih dua ekor godel, yakni milik I Nyoman Redana dan I Nyoman Ariana. Anakan sapi ini selanjutnya akan disembelih dan diolah untuk ulam Tawur pada saat  Tilem Kasanga nanti.

 

Menurut Bendesa Adat Susut  I Ketut Kumara Natha, tradisi ini telah dilaksanakan secara turun temurun. Dimana, tradisi ini bertujuan memilih  (ngadag) dua anakan sapi yakni jantan dan betina untuk dijadikan ulam saat pelaksanaan Tawur Kesanga nanti.  “Anakan sapi yang dipiih adalah anakan sapi yang mulus, artinya tanpa cacat fisik,” jelasnya.

 

Lebih lanjut dipaparkan,  bagi warga yang anakan sapinya terpilih pantang untuk menolaknya. Karena mereka beranggapan, bila anakan sapinya kena adagan merupakan berkah  dan untuk keselamatan dalam beternak nantinya. “Warga yang anakan sapinya terpilih mantang menolaknya, mereka takut kena sanksi niskala bila tidak merelakan ankan sapinya,”bebernya.

 

Kata Kumara Natha  anakan sapi ini nantinya akan diolah menjadi ulam tawur kesanga. Dimana, untuk yang jantan akan dihaturkan di Perempatan Agung (Catus Pata) Desa Pakraman dan yang betina akan dihaturkan di Pura Dalem. Sementara untuk membuat olahan, dilakukan oleh karma di Pura Dalem. Tambahnya, sebelum melewati tradisi maedeng, warganya juga pantang menjual  godelnya. “Sebelum  menjalani prosesi maedeng,  kami pantang untuk menjual anakan sapi atau godelnya,”pungkasnya.sar

BACA JUGA:  Mohon Bantuan Infrastruktur Pariwisata

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top