19 Juni, PPDB Akan Dibuka Secara Online

DENPASAR – fajarbali.com | Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi Bali khususnya untuk SMK/SMK akan segera dibuka. Kendati saat ini situasinya ditengah Pandemi Covid-19, Pemprov Bali akan mengambil langkah alternatif, yakni berbasis online.

 

 


 

Hal ini terungkap dari pertemuan antara Ketua Komisi IV DPRD Bali Gusti Putu Budiarta dengan Kepada Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Bali Boy Jayawibawa beserta jajarannya di Ruang Komisi IV DPRD Bali, Senin (04/05/2020) lalu.
Dikonfirmasi, Ketua Komisi IV DPRD Bali Gusti Putu Budiarta menyatakan, bahwa PPDB akan dibuka secara online pada tanggal 19 Juni mendatang. Mengingat, pada tanggal 02 Mei lalu, kelulusan sudah diumumkan. “Kita kan sudah melihat hasil kelulusan, terutama kewenangan di SMK/SMA. Dari 32 ribu siswa SMA/SMK diseluruh Bali yang tidak lulus hanya 6 orang. PPDB ini akan dimulai 19 Juni, teknisnya online nanti,” jelasnya, Selasa (05/05/2020).

 

Menurutnya, aturan PPDB merujuk pada aturan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 yakni soal jalur pendaftaran. Hanya di Bali akan dilakukan penyesuaian aturan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali. Disebutkan bahwa jalur zonasi sebanyak 50 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi (warga kurang mampu) 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen. “Di Bali sedikit ada perubahan untuk meringankan,” jelasnya.
Khusus untuk jalur zonasi, disebutkan bahwa bukan hanya berdasarkan domisili saja. Melainkan juga KK sesuai domisili. “Berdasarkan domisili tapi harus dibarengi KK didomisili. Kalau untuk perantauan itu yang agak sulit, karena bisa aja (surat) domisili itu dibuat-buat,” katanya.
Lebih lanjut, Budiarta menyebut, tahun ajaran 2020 juga akan ada tiga sekolah baru yang akan melakukan PPDB. Yakni SMA 9 di Kesiman Denpasar, SMA 10 (Denpasar), dan SMK Abang Karangasem. Kendati demikian, ketiga sekolah tersebut belum bisa melakukan penerimaan seperti sekolah yang lainya. Pasalnya, pembangunan sekolah belum rampung 100 persen.
“Baru ini, belum terbangun. Cuma nanti rombel (rombongan belajar) akan diperkecil. Mungkin hanya tiga kelas,” tandasnya.
Diharapkan, dengan adanya tambahan sekolah baru, bisa menambah daya tampung peserta didik. “Dengan adanya tambahan sekolah itu, paling tidak bisa mengcover. Yang dulu terbatas, kan ada tambahan walaupun hanya tiga kelas,” pungkasnya. (her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Sunadra Comeback ke Bawaslu Bali

Rab Mei 6 , 2020
DENPASAR – fajarbali.com | Setelah ditinggal Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi untuk naik ‘kasta’ ke KPU RI, akhirnya Ketua Bawaslu RI Abhan melantik Ketut Sunadra sebagai pengganti di Bawaslu Bali. Pelantikan tersebut dilakukan secara daring di Kantor Bawaslu Bali, Selasa (05/05/2020).