Wandhira Kembali Nakhodai Golkar Denpasar

(Last Updated On: )

DENPASAR – fajarbali.com | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Denpasar menggelar musyawarah daerah (Musda) pada Minggu (16/8/2020) di Gedung Madu Sedana, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Musda untuk memilih pimpinan partai berlambang pohon beringin masa bhakti 2020–2025 ini dibuka Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Kory.

Musda Partai Golkar Kota Denpasar tahun 2020 ini juga dihadiri Sekda Kota Denpasar, AA. Rai Iswara mewakili Walikota, Pimpinan DPRD Kota Denpasar, utusan pàrtai politik seperti PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Gerindra, NasDem, Hahura, PKS, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten se- Bali, Ketua KPU Kota Denpasar, Bawaslu Kota Denpasar.

Ketua Panitia Musada, I Wayan Suwirya menyebut, penyelenggaraan Musda kali ini lebih cepat dari yang semestinya masa jabatan berakhir pada Juni 2021. Namun karena keputusan Munas (Musyawarah Nasional) yang mengharuskan seluruh DPD Kabupaten/Kota menggelar Musda bulan Agustus. “Ini  untuk penyeragaman masa bhakti kepengurusan di semua tingkatan,” terang Suwirya.

Musda yang berlangsung demokratis berjalan sangat lancar. Bahkan beberapa item agenda dilewati karena telah mendapat kesepakatan para pemegang hak suara. Terutama saat penyampaian pemandangan umum Pengurus Kecamatan (PK) yang hanya diwakili oleh salah satu PK didampingi tiga PK lainnya karena semua PK sepakat menerima pertanggungjawaban Ketua DPD Partai Golkar Kota Denpasar, dan menginginkan I Wayan Mariyana Wandhira kembali memimpin Partai Golkar Kota Denpasar 5 tahun kedepan.

Demikian halnya pemegang hak suara dari unsur organisasi pendiri dan yang didirikan, sayap partai, seperti Soksi, MKGR, Kosgoro, AMPG, KPPG, unsur DPD Partai Golkar Provinsi juga sepakat menjadikan Wayan Mariyana Wandhira sebagai “Nakhoda” DPD Partai Golkar Kota Denpasar periode 2020 – 2025. Dengan demikian, proses pemilihan dalam Musda memutuskan Wayan Mariyana Wandhira terpilih secara aklamasi untuk memimpin Partai Golkar Kota Denpasar yang didampingi sekretaris Putu Oka Mahendra. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran Partai Golkar yang telah memberi kepercayaan kepada saya kembali memimpin Partai Golkar Kota Denpasar untuk masa bhakti 2020–2025,” ucap Wandhira yang juga wakil ketua DPRD Kota Denpasar ini.

Dengan terpilihnya kembali pada Musda ini Wandhira memimpin Golkar untuk ketiga kalinya. Periode I tahun 2009 — 2016, II tahun 2016 — 2020, dan III tahun 2020 — 2025.

Ditanya program pada periode III kepemimpinannya, Wandhira menyebut persiapan mengahadapi hajatan Pilwali sebagai program yang sudah menunggu di hadapan mata. Untuk itu setelah Musda ini pihaknya mengaku hendak membangun koordinasi dengan segenap jajaran serta kader di semua tingkatan untuk bersatu, berangkulan untuk menjawab tantangan di masyarakat dan menjalankan program yang pro rakyat. “Program kami di Golkar senantiasa bersandar pada prinsip Karya dan Kekaryaan sehingga melahirkan program yang nyata,” tandas politisi asal Sanur ini.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Sugawa Kory mengapresiasi pelaksanaan Musda Kota Denpasar yang ke-4 melahirkan pimpinan terpilih secara aklamasi setelah DPD Partai Golkar Kabupaten Klungkung, Badung, dan Tabanan. “Ini pencerminan persatuan dan kesatuan kita semakin baik yang memang sangat kita harapkan,” ucap Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali ini.

Sugawa Kory pun mengajak seluruh kader Golkar dapat dan mampu menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Golkar pun harus bisa melakukan perubahan dan menjalani proses perubahan itu. “Seperti saat pandemi Covid-19 ini kader Golkar harus mampu berbuat nyata membantu masyarakat mengatasi pandemi Covid-19,” sebut Sugawa Kory. (Car)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Covid-19 di Denpasar, 10 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 5 Orang

Sen Agu 17 , 2020
(Last Updated On: )DENPASAR – fajarbali.com | Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali menunjukan peningkatan. Per hari Senin (17/8/2020) tercatat penambahan pasien sembuh harian sebanyak 10 orang, sementara itu kasus positif diketahui bertambah sebanyak 5 orang yang tersebar di 4 desa/kelurahan. 

Berita Lainnya