TK dan PAUD Swasta di Klungkung Dinegerikan

(Last Updated On: 05/02/2018)

Anak-anak usia dini di Kabupaten Klungkung kini bisa bersekolah gratis. Lantaran sejak Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta merealisasikan program satu desa satu TK negeri, seluruh biaya pendidikan TK dan PAUD ditanggung APBD. Tak hanya itu, pengajarnya pun direkrut sebagai tenaga kontrak dengan upah Rp 1,6 juta per bulan.



SEMARAPURA-fajarbali.com | Setelah di tiga kecamatan di Klungkung Daratan, program Penegerian Taman Kanak-kanak (TK) berlanjut di Kecamatan Nusa Penida. Senin (5/2/2018) Bupati Suwirta menyerahan Surat Keputusan (SK) didampingi Bunda PAUD Ny. Ayu Suwirta, Camat Nusa Penida, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya serta KPD terkait di sekolah masing masing.

Penegerian TK swasta oleh Pemkab Klungkung tahun ini adalah murni gagasan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Sebagai upaya untuk meningkatkan angka partisipasi anak-anak untuk menempuh pendidikan sejak dini.

Di Kecamatan Nusa Penida untuk tahap awal penegerian dilakukan pada TK PAUD Silajaya Kumara yang selanjutnya menjadi TK Negeri Desa Batununggul, TK Widya Yogi Kumara yang selanjutnya menjadi TK Negeri Desa Klumpu serta PAUD Tunas Mekar Jaya Pejukutan menjadi TK Negeri Desa Pejukutan.



Sesuai rencana, pada tahun 2018 penegerian menyasar 12 TK yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Seluruh biaya operasional ditanggung Pemkab. Tenaga pendidik yang sebelumnya berstatus pengabdi secara otomatis diangkat menjadi tenaga kontrak dengan upah Rp 1,6 juta per bulan sudah termasuk jaminan kesehatan.

Bupati Suwirta menjelaskan biaya masuk sekolah TK yang dinilai cukup besar oleh sebagian masyarakat dan jarak tempuh yang jauh menyebabkan angka Partisipasi Kasar (APK) anak-anak menempuh pendidikan TK baru mencapai 61 persen hal ini lebih rendah utamanya untuk wilayah perdesaan.

Berdasarkan data tersebut lahir gagasan dari Bupati Suwirta untuk membuat satu desa satu TK negeri. “Dengan program inovatif ini, masyarakat tidak lagi membayar karena pendidikan untuk anak anak mereka karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi program pendidikan ini hanya ada di kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Suwirta disambut tepuk tangan undangan yang hadir. Ditambahkan, program ini dapat berjalan berkat PAD klungkung yang meningkat menjadi pesat hingga 127 persen.




Kepala TK Negeri Desa Pejukutan Ni Ketut Sukanari, menyampaikan apresiasi atas program ini. Selain akan meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya, dengan program akan semakin meningkatkan kesejahteraan para guru yang sebagian besar merupakan tenaga pengabdian. Dirinya juga berharap semoga kedepannya Pemkab Klungkung lebih memperhatikan TK Negeri Pejukutan yang saat ini kekurangan sarana belajar dan bermain. (dia)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Catat! Tidak Boleh Ada Atribut Partai di Tempat Suci

Sen Feb 5 , 2018
Dibaca: 9 (Last Updated On: 05/02/2018)GIANYAR-fajarbali.com | Menyikapi adanya hajatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik pemilihan gubernur (pilgub) Bali dan pemilihan bupati (Pilbup) Gianyar yang dilaksanakan pada 27 Juni mendatang, PHDI Bali kembali mengingatkan agar seluruh kandidat tidak melaksanakan kegiatan kampanye di areal tempat suci.   Save as PDF

Berita Lainnya