Tinggalkan Surat, Penderita Sakit Hernia Gantung Diri di Kusen

Tidak Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan di Tubuh Korban

(Last Updated On: )

GANTUNG DIRI-Petugas medis evakuasi jasad gantung diri di kamar kos. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Hanya karena sakit Hernia yang tidak sembuh-sembuh, Roni Permaji (62) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar. Pria asal Bogor, Jawa Barat ini gantung diri di atas kusen pintu kamar kosnya di Jalan Batukaru nomor 33A, Denpasar, pada Jumat 10 Februari 2023. 
 
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, korban Romi ngekos di rumah AA Ngurah Alit Sutapa di TKP. Mirisnya, korban kelahiran 21 Mei 1960 itu ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di kusen pintu menuju kamar mandi, menghadap ke selatan. 
 
“Korban saat itu mengenakan baju koko abu-abu dan sarung motif batik warna coklat serta mengenakan peci warna hitam,” ujar AKP Sukadi, Minggu 12 Februari 2023. 
 
Kronologis kejadian menurut saksi Didik Budiarto (69), saat itu sudah magrib. Dia diberitahu oleh istrinya Suhartini (64), bahwa lampu di kamar korban belum menyala. Selanjutnya saksi menuju kamar korban untuk menyalakan lampu, mengingat saklar lampu berada di teras. 
 
Namun, pada saat lampu dinyalakan, saksi curiga karena melihat barang – barang korban sudah dikemasi. Saksi melihat ke dalam kamar melalui celah pintu dan seketika terkejut melihat korban gantung diri. 
 
“Saksi melihat korban gantung diri tapi saksi tidak berani masuk. Ia melaporkanya ke pemilik kos,” ujarnya. 
 
Aparat kepolisian Pospol Monang-maning melakukan penyelidikan, memeriksa saksi saksi dan olah TKP. Polisi mengerahkam tim Unit Inafis Polresta Denpasar. Selain itu ditemukan surat yang di tulis tangan oleh korban sendiri. 
 
“Jadi, sebelum korban ditemukan meninggal saksi mendapat surat yang disebarkan oleh korban di warung-warung di sekitar rumah kost korban, bunyi surat yang diedarkan korban berbunyi “Untuk Ibu Kucing, Kalau Bapak Roni pulang, Barang tolong kasi kepada ibu kucing,” beber AKP Sukadi. 
 
Sementara saksi Suhartini mengatakan selama ini memang korban menderita sakit hernia. Bahkan, saksi juga gang merawat korban dengan dengan cara dipijet. “Padahal kemarin korban masih berjualan. Dia sakit hernia sering saya pijet,” ungkapnya. 
 
AKP Sukadi menjelaskan dari hasil penyelidikan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Dimana korban meninggal murni karena gantung diri. 
 
Selain di kamar kos korban juga ditemukan beberapa jenis obat. “Dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri. Belum di ketahui motifnya,” bebernya tegas. R-005 

Next Post

Ops Keselamatan, Ribuan Pelanggar Diberi Teguran Simpatik

Ming Feb 12 , 2023
Fungsikan Tindakan Preemtif, Preventif, Edukatif, Persuasif Secara Humanis dan Penindakan ETLE
IMG_20230212_153103

Berita Lainnya