Tiga Pengedar dengan 1.863 Butir Pil Koplo Diamankan, Disebut Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

GIANYAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Melangitnya harga sabu-sabu di kalangan dunia hitam, sehingga saat ini dicarikan alternative benda terlarang sejenis yang harganya lebih murah. Harga melangit sabu-sabu ini menjadi incaran penegak hukum dan pengguna dan pengedar beralih ke pil koplo, karena harganya ekonomis.


Walau demikian, aparat kepolisian berhasil menangkap tiga dari empat pelaku. Dalam rilis di Mapolres Gianyar, tiga pelaku dihadirkan, JN (29) alamat Denpasar Barat, AS (20) Denpasar Utara dan CE (24), Denpasar Selatan. Sedangkan AR (16) asal Denpasar Utara yang masih dibawah umur tidak dihadirkan. 

Dari semua pelaku yang berhasil diamankan ini, petugas berhasil mengumpulkan barang bukti yang cukup banyak yakni 1.863 Butir tablet berlogo "Y" yang fasih di sebut Pil Koplo dan 2,06 gram sabu-sabu. Jejaring ini mengantongi banyak stok Pil Koplo yang mengidikasikan  banyaknya  pesanan.

Baca Juga :
Peringatan Bulan Bung Karno di Gianyar, Bersih-bersih di Pantai, Momentum Pembukaan Pariwisata di Bali
UMKM di Semarapura Kaja Dilatih Teknik Bahasa Iklan Interaktif


“Dari hasil pemeriksaan sementara, salah satunya  alasan mereka mengedarkan Narkotika jenis ini memang karena lebih murah,” ungkap Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha, didampingi Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP, I Ketut Merta, Senin (21/6/2021) kemarin. Proses penangkapan jejaring narkoba asal Denpasar ini berawal dari penangkapan AR (16), di wilayah Desa Singapadu Kaler, Kamis (17/6/2021) lalu. 

Penangkapan berawal dari petugas mendapatkan informasi jika AR diduga akan melaksanakan transaksi narkoba. Setelah dilakukan penggeledahan,  petugas pun mendapatkan barang haram berupa paket  sabu-sabu 2,4 gram dan 7 butir Pil Koplo. Dini hari itu juga petugas melakukan pengembangan tentang asal-usul obat tersebut hingga menyanggong JN.  Dari JN petugas mendapati 770 butir Pil Koplo.  

Tidak cukup sampai disitu, dari interogasi intensif tim Buser Narkoba,  Sabtu (19/6/2021) siang, secara estafet terungkap jaringan mereka lainnya, yakni AS dengan barang bukti 80 butir Pil Koplo dan puncaknya penangkapan terhadap CE  dengan jumlah barang bukti terbanyak , yakni 1.006 butir Pil Koplo.

“Dari jaringan ini semunya bermuara di CE, sementara pengambangan terputus karena CE mengaku mendapat pasokan Pil tersebut dari LP Kerobokan,” terang Kapolres yang baru menjabat sejak sepekan ini. (sar)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top