DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | DPRD Bali kedatangan sekitar 66 karyawan Hotel Bali Hyatt Sanur, Rabu (7/3/2018). Kedatangan para karyawan ini bermaksud untuk mengadukan nasibnya.
Berawal dari tahun 2013 yang lalu, management Hotel Bali Hyatt akan mem-PHK ratusan karyawan. Alasannya, Hotel Bali Hyatt akan direnovasi. Mendengar hal tersebut, para karyawan menolak rencana management.
Ratusan karyaawan yang menentang PHK ketika itu mengadu ke DPRD Bali. Wakil Rakyat di Renon ini juga menentang PHK tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Bali ketika itu, I Nyoman Parta, merupakan salah satu wakil rakyat yang pasang badan membela para karyawan tersebut. Akhirnya, rencana PHK itu dibatalkan. Karyawan hanya di-rumah-kan. Mereka tidak diperbolehkan mencari pekerjaan lain selama renovasi hotel tersebut.
Mereka tetap mengisi absen tiap hari selama hotel tersebut direnovasi, dan dijanjikan dipekerjakan kembali setelah hotel itu selesai direnovasi. Dalam perkembangannya, hingga kini hanya 66 karyawan yang bertahan menunggu dipekerjakan kembali hingga renovasi hotel tersebut selesai.
Kini, setelah hotel tersebut selesai direnovasi, dan mau dibuka kembali, 66 karyawan itu merasa terancam tak dipekerjakan kembali di hotel tersebut. Atas dasar ini, mereka kembali mengadukan nasibnya ke DPRD Bali, kemarin. Mereka diterima Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta, Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bali I Nyoman Suyasa.










