Tak Hanya Mendidik, Teknaska Garansi Karir Lulusan hingga ke Luar Negeri

Bagi lulusan SMK Teknologi Nasional Denpasar (Teknaska) yang masih menganggur atau kesulitan mendapatkan pekerjaan, dipersilahkan datang ke sekolah. Dipastikan difasilitasi.

(Last Updated On: )
Penandatanganan kerja sama baru dengan 10 industri.

DENPASAR-fajarbali.com | SMK Teknologi Nasional Denpasar atau beken dikenal dengan nama Teknaska melepas ratusan lulusan angkatan ke-XIII, Kamis (20/6/2024) bertempat di Grand Santhi Hotel, Denpasar.

Mereka berasal dari Program Keahlian Teknologi Multimedia, Teknologi Komputer dan Jaringan, Akuntansi serta Administrasi Perkantoran. Jika sampai ada lulusannya yang menganggur atau tidak mendapatkan pekerjaan, dipersilakan datang ke sekolah. Sekolah dipastikan bertanggung jawab dan memberi garansi pekerjaan.

Demikian ditegaskan Kepala Teknaska Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., di dalam sambutanya. Agek, sapaannya, berani memberi garansi karena optimis semua lulusannya telah terdistribusi ke dunia kerja dan industri. Ini berdasarkan hasil treacer study yang dilakukannya.

Dengan menggandeng lebih dari 100 industri, output Teknaska telah terserap bahkan sebelum menamatkan pendidikan. Yang spesial, seorang lulusan tahun ini telah direkrut bekerja ke Jepang oleh salah satu mitra, Bali Japan College.

Seolah tak puas dengan kerja sama yang telah terbangun, Agek menambah lagi 10 pihak industri ditandai penandatanganan MoU di sela pelepasan siswa.

Mereka di antaranya; Prabhu Tax Consulting, Global Mart, Trilogi Studio, BPD Bali , KPP Dentim, Alila Hotel SeminyakWarung Jaya Sempurna, PT. Rumah Imajinasi Kirana, CV. Manik Galih, Bali Japan International College, Lapomps Creative Studio.

“Kami ingin membangun kerja sama tak terbatas dengan dunia usaha dan industri. Makanya berani garansi lulusan pasti terserap dunia kerja. Kami buatkan bursa kerja khusus bagi anak-anak,” ungkapnya.

Kepala SMK Teknologi Nasional Denpasar bersama para lulusan terbaik dari masing-masing program keahlian.

Meski dengan mudah mendapatkan pekerjaan, Agek tetap menyarankan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Bisa ke Undiknas University yang notabene satu yayasan dengan Teknaska serta Politeknik Negeri Bali (PNB) lewat Program D2 Fast Track.

Kuliah yang dikenal juga dengan D2 Jalur Cepat ini, sangat menguntungkan bagi peserta didik Teknaska. Sebab, semua program keahlian telah terintegrasi dengan PNB. Kuliah di PNB hanya 1,5 semester dengan biaya Rp1 juta per semester.

Pada kesempatan itu juga diserahkan beasiswa oleh para donatur non pemerintah. Per tahun setidaknya 50 anak diberikan beasiswa berkat jaringan yang dibangun pimpinan sekolah. Insan-insan berprestasi akademik dan non akademik juga turut mendapatkan apresiasi di atas panggung kehormatan.

Manik Galih, Direktur LPK Dipta Widya Sakti, Owner Sanur Medical Klinik, Ni Wayan Sari Galung anggota DPRD Provinsi Bali, Pimpinan Sarana Dewata merupakan beberapa donatur tetap Teknaska.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) diwakili oleh Sekretaris Ketut Gede T. Amararaja, mengingatkan lulusan, bahwa capaian akademik di bangku sekolah tidak menjadi modal mutlak meraih kesuksesan.

“Ada banyak faktor non akademis yang mempengaruhi kesuksesan kalian di masyarakat. Misalnya pintar komunikasi, bergaul dengan orang hebat, kuat, jujur dan berkarakter,” pesannya.

Untungnya selama tiga tahun ditempa, peserta didik ditanamkan pendidikan karakter dan berbagai sertifikat pendamping ijazah, khususnya sertifikat personality yang hanya dimiliki Teknaska lewat pelatihan khusus personal. Program ini membuat lulusan dengan cepat menemukan bakat dan minatnya.

“Sebagai yayasan, kami bertugas di ranah pemenuhan fasilitas, sarana dan prasarana. Kami terus mendukung kebutuhan SMK Teknologi Nasional demi mencetak generasi bangsa yang unggul. Selamat kepada kalian semua,” tutup Amararaja.

 

 

 

Next Post

“Memuja dengan Memuliakan” Tema Dharma Sadhana #2 Penyuluh Kemenag Buleleng

Jum Jun 21 , 2024
Agama bukan hanya dilakukan dengan perilaku memuja Tuhan di tempat suci, dengan sarana bunga dan bebantenan yang suci, tetapi memuliakan Tuhan yang bersthana pada setiap mahluk ciptaan-Nya.
SATRIAA 2

Berita Lainnya