Strategi Penjualan Melalui Online Solusi UMKM Tetap Bertahan 

DENPASAR-fajarbali.com | Pemerintah Pusat akan mencanangkan memberlakukan PPKM level III saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam upaya mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, terlebih kini tengah ditemukannya varian baru covid yakni Omicron di sejumlah negara.

Penerapan PPKM level III ini tak hanya mempengaruhi sektor pariwisata, namun juga akan kembali membawa dampak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sedang perlahan bangkit dari pandemi yang telah melanda sejak awal 2020.

  “Penyebaran Covid-19 yang cepat memang merubah interaksi antara bisnis dan pelanggan. Agar bisa bertahan, bisnis pun perlu beradaptasi dan mengubah strategi salah satunya melalui penjualan online. Melalui penjualan online, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan tak terbatas. Dengan begitu aktivitas online juga bisa dijadikan strategi pemasaran untuk mendapatkan pelanggan lebih banyak lagi,” ungkap praktisi ekonomi Dr. Luh Komang Candra Dewi, SE.,MM, Rabu (1/12/2021).

  Ia menyebutkan, antisipasi yang dilakukan oleh pelaku UMKM dengan mengoptimalkan pemasaran online dapat menjadi langkah strategis untuk meminimalisir dampak pemberlakuan PPKM terhadap kelangsungan usaha. Candra Dewi menuturkan ada beberapa strategi pemasaran online produk UMKM yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha seperti mengevaluasi target pasar, mengubah jangkauan distribusi, membuat promosi penjualan yang tepat serta bangun komunikasi.

  “Dengan mengetahui target pasar akan menentukan cara kita berkomunikasi di channel bisnis online. Sesekali kita dapat menawarkan layanan dalam bentuk dukungan kepada pelanggan yang membutuhkan bantuan. Jangan lupa untuk membuat analisis risiko dari perubahan jangkauan distribusi ini terhadap perilaku konsumen. Perubahan ini juga berlaku pada produk yang sering dicari oleh konsumen. Bisa jadi, kondisi seperti ini akan berlangsung lebih lama,” ujarnya.

  Ia menambahkan, untuk saat ini pelaku UMKM sudah seharusnya menggunakan media digital saat melakukan promosi karena pelanggan lebih banyak menghabiskan waktu dan beraktivitas di rumah. Selain itu, saluran media sosial adalah cara pemasaran dengan berbiaya rendah namun dapat secara efektif membangun kesadaran merk serta hubungan dengan target pelanggan. Pilih media yang sesuai dengan target pelanggan untuk melayani tujuan yang sangat berbeda. “Jadilah pintar dalam menentukan pilihan dan pikirkan jenis konten yang akan dibagikan. Menggunakan platform yang spesifik untuk bisnis merupakan strategi pemasaran online yang memudahkan pelanggan untuk menemukan dan berinteraksi dengan bisnis secara online,” pungkasnya. (dha)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

World AIDS Day, Hentikan Stigma Negatif Pada ODHA 

Rab Des 1 , 2021
DENPASAR-fajarbali.com | Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day diperingati pada 1 Desember setiap tahunnya. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pada masyarakat terkait bahaya penyakit AIDS yang disebabkan oleh virus HIV.  Save as PDF

Berita Lainnya