DENPASAR-fajarbali.com | Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memberikan jaminan ketenangan bagi masyarakat di Pulau Dewata menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Melalui pengawasan ketat, ketersediaan stok pangan strategis, khususnya beras, dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan di akhir tahun.
Langkah nyata pengawasan ini dibuktikan dengan kunjungan lapangan yang dilakukan oleh jajaran pimpinan Perum BULOG Kanwil Bali bersama instansi terkait. Turut hadir dalam peninjauan tersebut adalah Kepala Biro OSH Badan Pangan Nasional (Bapanas), Polda Bali, serta Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan Provinsi Bali. Tim gabungan menyisir dua titik distribusi utama, yakni pasar tradisional Kreneng dan retail modern GrandLucky.
Kunjungan strategis ini bertujuan untuk memastikan bahwa rantai pasokan dari hulu ke hilir berjalan lancar tanpa hambatan. Selain meninjau ketersediaan fisik barang di gudang dan rak pedagang, tim juga berfokus pada pemantauan harga agar tetap kompetitif dan terjangkau oleh daya beli masyarakat luas di tengah suasana hari raya.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kabar positif bagi konsumen. Harga beras di tingkat pedagang terpantau stabil dan masih berada di bawah atau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Saat ini, harga beras medium dipatok sebesar Rp12.500/kg, sementara untuk beras premium berada pada angka Rp14.900/kg.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, M. Anwar, menegaskan bahwa pihaknya memiliki cadangan pangan yang sangat memadai untuk mengantisipasi potensi kenaikan konsumsi. Dengan kekuatan stok yang ada di gudang-gudang BULOG, masyarakat diminta untuk tidak merasa khawatir mengenai ketersediaan pangan pokok tersebut.
“Saat ini stok beras yang dikuasai Perum BULOG Kanwil Bali mencapai sekitar 9.228 ton. Jumlah ini berada dalam kondisi yang sangat aman untuk mendukung stabilitas pasokan serta menjaga harga pangan tetap terkendali di seluruh wilayah Provinsi Bali,” ungkap M. Anwar.
Merespons ketersediaan yang melimpah ini, BULOG mengimbau masyarakat Bali untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak. Masyarakat diharapkan melakukan pembelian sesuai dengan kebutuhan harian dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying yang justru dapat memicu fluktuasi harga yang tidak diinginkan di pasar.
Melalui sinergi lintas sektor yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga pangan, Perum BULOG Kanwil Bali optimistis perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 akan berjalan kondusif. Kesiapan stok dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menjamin kebutuhan pangan masyarakat Bali terpenuhi dengan baik. (M-001)










