Sidang Paripurna DPRD Bupati Sampaikan Pendapat Akhir

Buleleng- fajarbali.com | Menyikapi pendapat akhir dari anggota dewan yang tergabung dalam fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, Bupati Buleleng sependapat untuk mempedomani usul dari anggota dewan dalam pengambilan langkah-langkah kebijakan di tahun yang akan datang.


Hal itu diketahui saat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang didampingi Sekeretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat menyampaikan pendapat akhir Bupati tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Buleleng tahun anggaran 2020, dalam sidang paripurna lewat virtual di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng, Kamis, (29/7/2021).

Lebih lanjut, Bupati Agus Suradnyana menyampaikan dengan adanya pandemi Covid-19 yang sekarang ini sangat mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat Buleleng, baik kehidupan sosial ekonomi dan sosial budaya serta stabilitas daerah.

Baca Juga :
Terpapar Covid-19, PN Amlapura Sementara Waktu Layani Keperluan Mendesak
Tes CPNS dan P3K direncanakan di Dua Lokasi

”Permasalahan yang muncul mulai dari bertambahnya angka pengangguran, peningkatan kemiskinan, pembatasan kegiatan secara normal sampai pada pemenuhan sarana prasarana kesehatan yang harus segera kita penuhi,”ucapnya.

Disisi lain, kondisi pandemi ini berdampak signifikan terhadap capaian pendapatan daerah baik pendapatan asli daerah maupun pendapatan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah lainnya. Kebijakan penganggaran di tahun 2020 lebih banyak diarahkan untuk mengatasi dampak dari pandemi Covid-19.

Disamping melaksanakan program kegiatan yang bersifat mandatory dan prioritas. Melalui refocusing anggaran, belanja diarahkan pada pembiayaan penanganan pandemi covid-19, yaitu berupa penganggaran untuk penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi yang dianggarkan baik melalui belanja tidak terduga maupun program kegiatan di SKPD.

”Demikian kita sadari bersama  kondisi ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi sangat diperlukan partisipasi masyarakat, pihak swasta dan stake holder lainnya, untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi saat ini,”tutur Suradnyana. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Ditengah Pandemi, Ajak Masyarakat Gotong Royong

Jum Jul 30 , 2021
Buleleng- fajarbali.com | Ditengah dampak akibat pandemi Covid 19 yang terjadi yang serta merta membuat menurunnya perekonomian yang ada, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengajak seluruh masyarakat agar bisa saling tolong-menolong dalam menjalani kehidupan. Dimana Suradnyana menghimbau kepada masyarakat yang memiliki lebih agar bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang terpuruk […]