ShopeePay Dorong Pemulihan Ekonomi dan UMKM Lokal di Denpasar

Denpasar-fajarbali.com | Sebagai langkah konkret untuk berkontribusi penuh pada pemulihan bisnis UMKM dan ekonomi lokal, di penghujung tahun 2021 ShopeePay sebagai layanan pembayaran digital terus berkomitmen mendorong akses digitalisasi finansial bagi pelaku bisnis dan konsumen di seluruh Indonesia. Untuk di Bali sendiri, ShopeePay menghadirkan program ‘Semangat UMKM Lokal di Kota Denpasar’ dan sekitarnya.

  Melalui program ini, ShopeePay mempertegas langkahnya dalam membantu meningkatkan visibilitas UMKM lokal untuk menjangkau lebih banyak konsumen dengan promo Cashback 60 persen ShopeePay yang diberikan di 14 sentra UMKM favorit di Denpasar dan sekitarnya yaitu Pujasera Wisata Kuliner, Pujasera Nakula, GarasiFood, Jebak Bali Kuliner, Legian Food Court, Mahendra Kuliner Center, Food Court Republik, MUM Food Market, SAI Food Court, Senggol Nusantara, Silicon Food Park, Syang Pujasera, Pasar Anyar Gelogor Carik, dan Tiara Dewata, mulai 12-18 Desember 2021.

  Pandemi masih menyisakan kisah perjuangan dan pemulihan bisnis para pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Bali yang sejak lama merupakan destinasi liburan wisatawan domestik hingga mancanegara. Selain bertumpu pada sektor hiburan, Bali yang juga kaya akan bisnis UMKM dari berbagai sektor. Dengan adanya pandemi, sektor tersebut cukup terdampak secara signifikan. Untuk itu, kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan guna mendorong pemulihan ekonomi lokal, salah satunya dengan adaptasi dan pemanfaatan teknologi digital.

  Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari mengatakan, Program Semangat UMKM Lokal sudah dihadirkan sejak awal 2021 di sembilan kota di Indonesia, tersebar di ratusan merchant sebagai upaya menghadirkan solusi hulu ke hilir bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia. “Di penghujung 2021, kami hadir di Denpasar dan sekitarnya untuk memfasilitasi masyarakat bertransaksi dengan mudah, aman, dan memuaskan di seluruh gerai pemilik usaha agar roda usaha dan ekonomi mereka dapat kembali bergerak. Kami berharap teknologi serta promo cashback spesial 60 persen yang kami hadirkan di berbagai sentra UMKM di Denpasar dan sekitarnya dapat berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya saat Media Gathering secara virtual, Selasa (14/12) sore.

  Eka Nilam Dari menambahkan, melalui program Semangat UMKM Lokal, ShopeePay pun berupaya merangkul lebih banyak UMKM lokal di Denpasar dan seluruh Indonesia untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Selain menghadirkan promo cashback spesial 60 persen, ShopeePay menyiapkan sebuah laman khusus ShopeePay Semangat UMKM Lokal di aplikasi Shopee untuk memberikan visibilitas yang lebih besar bagi pelaku UMKM dari daerah yang telah dikunjungi sebelumnya.

  Salah seorang pelaku UMKM, I Gede Sudiarta yang juga Manager Operasional Pie Susu Dhian mengatakan, 12 tahun sudah Pie Susu Dhian hadir dan terus bertumbuh hingga kini dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai pilihan oleh-oleh wajib saat berlibur ke Pulau Dewata. Pandemi tentunya sempat memberikan pukulan bagi bisnis, namun kini berhasil bangkit. “Berbagai upaya kami lakukan agar selama pandemi penjualan tetap berjalan, seperti untuk menjamin keamanan transaksi pelanggan di outlet dan cabang. Kami juga mengandalkan transaksi digital menggunakan QRIS dan tentunya adopsi pembayaran digital ShopeePay. Selain itu, kami juga memaksimalkan penjualan online melalui marketplace,” ujarnya.

  Sementara, narasumber lainnya yakni Pengurus BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), I Gusti Putu Bayu Susila menuturkan, di tengah kondisi saat ini, yang paling dibutuhkan pemilik usaha adalah dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. HIPMI pun secara konsisten terus menghadirkan berbagai program untuk membantu pemilik usaha meningkatkan kualitas produk dan kemampuan beradaptasi, salah satunya terhadap teknologi digital. “Kami berharap inisiatif Semangat UMKM Lokal ini bisa membantu mendukung ekonomi lokal lewat dorongan pada pemilik usaha, khususnya UMKM di Bali,” ucapnya. (dha)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

UMKM Berbasis Digitalisasi Lebih Menjanjikan dan Menguntungkan

Rab Des 15 , 2021
Denpasar-fajarbali.com | Di era globalisasi dan perkembangan teknologi, strategi pemasaran bukan hanya terbatas pada promosi dengan cara konvensional atau bisa disebut dengan offline, tapi sudah memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Inilah yang dimaksud dengan go digital.  Save as PDF

Berita Lainnya