GIANYAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Wilayah Gianyar berpotensi terpapar virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang babi. Virus ini menyebabkan kematian babi masal. Kasus ini diduga telah menyerang babi yang menyebabkan kematian babi massal di Tabanan dan Badung. Gianyar sebagai lintasan lalulintas perdagangan babi harus waspada terhadap wabah ini. Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar mulai gencarkan sosialisasi kepada peternak di sentra produksi babi di Gianyar.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Fetrinear (Keswan Kesmas Fet) Distannak Gianyar, Made Santiarka menyebutkan di Gianyar sudah ada babi mati mendadak sebanyak 70 ekor di Banjar Abasan, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Babi yang mati tersebut berasal dari kurang lebih 25 orang peternak masyarakat. Namun, dari babi yang mati tersebut dikatakan mati dengan gejala gejala yang berbeda. “Kami belum berani memastikan penyebabnya, namun ini gejalanya berbeda,” jelas Made Santiarka.
Dikatakannya, gejala kematian babi di Badung dan Tabanan berbeda dengan yang terjadi di Sukawati, karena gejala penyakit yang menyebabkan kematian itu berbeda- beda. “Ada yang mencret darah ada yang nafsu makan hilang dan gejala lainnya. Kami tak berwenang menyatakan penyampaikan penyakit yang menyebabkan kematian babi-babi itu sebelum ada hasil uji labolatorium,” jelasnya lagi. Dikatakannya, sampel sudah kami kirim ke laboratorium di Denpasar, namun hasilnya belum keluar.










