Satu Ton Lebih Sampah Plastik Berhasil Dibersihkan Dari 143 Titik

BANGLI-fajarbali.com | Gerakan gotong royong serentak pungut sampah plastik yang dilakukan Pemkab Bangli setidaknya berhasil membersihkan sebanyak satu ton lebih sampah plastik dari ratusan titik di wilayah Bangli.


Hasil kedas-kedas sampah plastik itu, terungkap saat Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dirangkai dengan Bulan Bung Karno ke III di Tribun Lapangan Kapten Mudita Bangli, Sabtu, (5/6/2021) yang dihadiri langsung Bupati Sang Nyoman Sedana Arta. Saat itu, turut hadir Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Wakil Ketua I dan II DPRD Kabupaten Bangli, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra,MM, perwakilan anggota Forkopimda Kabupaten Bangli, seluruh pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli serta Komunitas Peduli Lingkungan dan Komunitas Eco Enzyme.

Baca Juga :
Penyuluh Bahasa Bali Berharap Penyelenggaraan Lomba Susastra Bali Lebih Sering dilaksanakan
Memeriahkan Bulan Bakti Bung Karno dan Hari Jadi Kota Amlapura ke-381,Gelar Pasar Gotong Royong

Dalam laporannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (BLH) Bangli, Ida Ayu Gede Yudi Sutha,SE menyampaikan serangkain peringatan tersebut sudah dipersiapkan sejak Bulan Mei 2021. Dan, ini telah ditindaklanjuti dengan koordinasi dengan pihak terkait seperti Polres Bangli, OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Komunitas Eco Enzyme, Bank Sampah Dywik, maupun Komunitas Lingkungan lainnya.

“Melalui tema peringatan yaitu Restorasi Ekosistem Lingkungan dan Taru Prana Buana atau Pohon sebagai Napas Bumi ini, telah diselenggarakan berbagai kegiatan. Diantaranya, Gotong Royong di seputaran TPA dan Desa Landih, kegiatan gotong royong di Pasar Kidul Bangli, kegiatan Prokasih (Program Kali Bersih) di Sungai Sangsang, kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah dan pelatihan kreasi daur ulang sampah. Untuk kegiatan gotong royong serentak pungut sampah plastik di seluruh wilayah Kabupaten Bangli, total serapan sampah plastik sebanyak 1.015 kg atau 1 ton lebih dari 143 titik lokasi,” ujarnya 

Sementara Bupati Bangli Sedana Arta menyampaikan, tema peringatan kali ini diterjemahkan untuk memikirkan kembali, membuat kembali dan memulihkan kembali yang pada konteksnya adalah semangat pembangunan yang berkelanjutan khususnya dalam penyelamatan lingkungan.

“Tentunya hal ini ini sangat tepat sesuai dengan visi dan misi yang sudah disepakati di Kabupaten Bangli yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli khususnya berkaitan dengan Wana Kerthi,” sebutnya.

Persoalan lingkungan hidup tidak menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja. Bukan masalah pemerintah daerah saja, melainkan ini adalah masalah kita bersama dan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan semangat dan bergerak bersama seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungan, kita yakin bahwa persoalan sampah bisa kita atasi,” tegasnya. (ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Jembatan Penghubung Subak Yeh Tangga – Tejakula Akhirnya Diresmikan

Sel Jun 8 , 2021
BANGLI-fajarbali.com | Harapan masyarakat Subak Yeh Tangga, Desa Subaya, Kintamani, Kabupaten Bangli  yang selama ini terisolasi, kini mulai bisa bernafas lega. Menyusul, jembatan Bahari Mulia Abadi penghubung antara Desa Subaya dengan Ds/Kec. Tejakula Kabupaten Buleleng telah rampung dan diresmikan Minggu, (6/06/2021).
BPD BALI