Salah Paham, Kepala Ditebas Pisau di Bengkel Las di Petang

PETANG -fajarbali.com |
Liyono (31) nyaris tewas ditangan Fahrun (42) saat keduanya bertemu di Bengkel Las Selvi Banjar Angantiga, Desa Petang, Petang Badung, Senin (27/4/2020) sekitar pukul 11.00 Wita. Pria asal Banyuwangi Jawa Timur itu mengalami luka robek dibagian kepala akibat ditebas pisau besar. 

Korban Liyono sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka terbuka di kepala bagian atas dengan 2 jaritan. Sedangkan pelakunya Fahrun tinggal di Banjar Angantiga Desa Petang Badung sudah diamankan di Polsek Petang.

Menurut Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa, penebasan yang dialami Liyono karena salah paham. Dimana, pada Senin (27/4/2020) sekitar pukul 11.00 Wita, dua saksi Agus Arif (26) dan Taslim Suryanto sedang berada di Bengkel Las Selvi. “Mereka di bengkel Las sedang ngopi,” ujar Iptu Oka, Senin(27/4/202.

Tiba-tiba datanglah pelaku Fahrun dan menanyakan keberadaan korban Liyono. Karena orangnya tidak, saksi Taslim Suryanto mengatakan korban pergi membeli pulsa di Banjar Kerta Petang. Mendengar itu, Fahrun percaya dan pergi dari bengkel tersebut.

Berselang lama, datanglah Liyono ke Bengkel Las dan menemui dua saksk tadi. Bersamaan dengan itu, muncullah Fahrun sambil menghunus pisau besar yang masih ada sarungnya. Tanpa basa basi, Fahrun menyerang korban sehingga mengenai kepala bagian atas.

Melihat korban dianiaya, dua saksi melakukan perlawanan dan mengamankan pelaku Fahrun. Selanjutnya, anggota Buser Polsek Petang mendatangi TKP dan mengamankan Fahrun bersama pisau besarnya. 

Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Korban mengalami luka terbuka dibagian kepala atas. Pelaku sudah diamankan. Motifnya salah paham,” ungkap Iptu Oka. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Aldo Terus Melawan, Mulai Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Sen Apr 27 , 2020
DENPASAR –Fajarbali.com | Kasus hukum yang menjerat Aldo Putra Kuniawan nampaknya masih terus memunculkan hal hal baru. Yang terbaru, Aldo melalui kuasa hukumnya, Siti Sapura alias Ipung justru merasa heran bagaimana jaksa bisa menunjukkan barang bukti sabu milik terdakwa Aldo kepada wartawan.