Sabun Arang Bambu Tembus Jepang, Perancis dan Spanyol, Untuk Spa, Terkendala Mesin Pembuat Tepung Arang Halus

GIANYAR-fajarbali.com | Berawal dari lesunya pariwisata akibat Bom Bali I, Anak Agung Putri Asrini (54) banting setir ke usaha rumahan. Sebelumnya bekerja sebagai guide Jepang, akhirnya menekuni arang bambu menjadi sabun. Pembuatan sabun dengan arang bambu dilakoni sejak pasca Bom Bali I, Tahun 2002 silam.

Bambu yang dimanfaatkan diambil dari lingkungan rumahnya, utamanya Bambu Tali. Bambu ini kemudian dibakar khusus untuk menjadi arang. Bahkan arang bambu bisa sebagai penyerap udara, penyerap bau, bahan kosmetik, sabun, makan dan obat. AA Putri Asrini, Rabu (25/5/2021) kemarin menyebutkan produksi lebih banyak pada sabun mandi.

“Sebelumnya arang bambu sebagai pasta untuk sikat gigi, namun kini lebih banyak ke sabun,” jelasnya.

Baca Juga :
Wujudkan Padi Organik Mohon Bantuan Alsintan
Dapat Arahan Prioritas Nasional, Materi Teknis RDTR Kawasan Bandara Baru di Buleleng Mulai Disusun
 

Sabun produksinya diberi label ‘Bamboo Charcoal Soap’ diminati Warga Negara Asing (WNA) di Negara Spanyol, Perancis dan Jepang. Sebelum pandemi, aktivitas ekspor Sabun Arang ke negara ini cukup tinggi. Omzetnya mencapai Rp 150 juta per tahun. Namun sejak pandemi Covid-19, omzetnya merosot drastis bahkan sampai 90%. Agung Putri terkendala pada biaya Cargo pengiriman yang mahal, mengingat ketatnya aturan ekspor barang. 

Kendala lain yang dihadapi adalah aturan ekspor impor saat ini juga dirasakan semakin ketat.

“Ekspor ke Jepang misalnya, disana ada aturan ketat. Per orang untuk dipakai pribadi hanya boleh beli maksimal 24 pcs. Itu pun ongkirnya saja sudah Rp 450.000. Kalau orang bisnis, ada syaratnya, harus punya izin ekspor impor,” jelas AA Asrini. 

Dikatakannya, dirinya sudah mengantongi izin ekspor ini pun relatif sering mengirim sabun ke luar negeri. Dirinya tetap optimis sabun produksinya akan tetap laku, mengingat sabunnya tanpa bahan kimia dan organik.

“Dulu pernah kirim ke Jepang 2.000 sabun. Untuk orang rumahan maksimal 24 biji. Tujuannya Osaka. Kendala utamanya, bubuk tepung arang bambu belum halus, dibutuhkan yang sangat halus, lebih halus dari tepung biasa,” jelasnya.

Bila sangat halus, bisa digunakan sebagai bahan penyampur roti. Dikatakannya, manfaat sabun arang bambu Efektif mengatasi wajah yang jerawatan.

“Bagus untuk pasta gigi perokok, itu menyerap bau mulut dan memutihkan gigi,” jelasnya.

Atas usahanya, dirinya meraih penghargaan Silpakara Nugraha katagori Kreativitas dan Inovasi Masyarakat di bidang IPTEK dari pemerintah Provinsi Bali 2019. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Kantor DPC PDIP Gianyar Digoyang Gempa 8,5 SR, Simulasi Kebencanaan, BPBD Gianyar Turunkan Armada Penuh

Kam Mei 27 , 2021
GIANYAR-fajarbali.com | Puluhan kader DPC PDIP Gianyar berhamburan kekuar gedung disertai teriakan histeris. Hal ini karena suara sirine tanda musibah Gempa, merubah suasana proyek pembangunan Gedung DPC PDIP Gianyar di Jalan Banteng, Buruan Gianyar, Rabu (26/5/2021) kemarin.
BPD BALI