Ruang Rasa, Simfoni Kuliner dan Kehangatan Keluarga di Nuanu Creative City

u7-1000466596
Suasana festival kuliner bertajuk Ruang Rasa di Nuanu Creative City.
TABANAN-fajarbali.com | Nuanu Creative City kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat kreativitas dan budaya di Bali dengan menggelar festival kuliner bertajuk Ruang Rasa. Berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Desember 2025, perhelatan ini hadir sebagai ruang terbuka yang inklusif bagi masyarakat lokal maupun wisatawan untuk merayakan momen akhir tahun dalam suasana yang hangat dan bermakna.
 
Festival ini tidak hanya menonjolkan kekayaan gastronomi, tetapi juga mengkurasi lebih dari 30 pelaku kuliner terbaik Bali. Bekerja sama dengan Food Coma sebagai kurator, Ruang Rasa menyajikan ragam cita rasa khas yang dipadukan dengan atmosfer kreatif khas Nuanu. Pengunjung diajak untuk menjelajahi kelezatan lokal sembari menikmati hembusan angin pantai Tabanan yang menenangkan.
 
Director of Communications Nuanu Creative City, Ida Ayu Astari Prada, menjelaskan bahwa konsep Ruang Rasa lahir dari keinginan untuk menyediakan alternatif perayaan akhir tahun yang lebih personal. Menurutnya, di tengah gegap gempita pesta pora, masyarakat seringkali merindukan ruang untuk sekadar duduk bersama dan berbagi cerita. "Makanan pun dipilih sebagai medium universal yang paling ampuh untuk menyatukan berbagai kalangan," ujarnya.
 
Nuansa festival semakin hidup dengan kehadiran lebih dari 10 pertunjukan seni dan musik yang tampil secara bergantian. Penataan acara yang ramah keluarga memastikan setiap pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dapat menikmati setiap sudut kawasan dengan santai. Konsep ini berhasil menciptakan keseimbangan antara hiburan panggung dan kenyamanan bersosialisasi di ruang terbuka.
 
Assistant PR Manager Nuanu Creative City, Calvin, mengungkapkan bahwa antusiasme publik terhadap rangkaian acara di Nuanu sangat tinggi. Selama periode libur akhir tahun ini, kunjungan ke kawasan kreatif tersebut tercatat melonjak hingga 30 persen dibandingkan hari biasa. "Dengan daya tarik Ruang Rasa, pihak pengelola menargetkan kunjungan mencapai 2.000 orang setiap harinya," ucapnya.
 
Peningkatan trafik ini juga didorong oleh aktivitas ikonik yang telah menjadi ritual baru bagi para wisatawan di Nuanu, yakni menikmati momen matahari terbenam (sunset) yang diikuti dengan menyalanya instalasi seni raksasa, The Earth Sentinels. Perpaduan keindahan alam dan karya seni instalasi ini memberikan pengalaman visual yang mendalam bagi mereka yang berkunjung sebelum memulai santap malam di area festival.
 
Sepanjang bulan Desember 2025, Nuanu memang telah menyiapkan serangkaian agenda strategis, mulai dari Christmas Market hingga konser penutup tahun. Kehadiran Ruang Rasa menjadi salah satu pilar utama yang diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Tabanan sebagai destinasi wisata alternatif yang kompetitif, bersanding dengan pusat-pusat keramaian lain di Bali Selatan.
 
Secara keseluruhan, Ruang Rasa bukan sekadar festival makanan, melainkan komitmen Nuanu Creative City dalam menghadirkan perayaan berbasis budaya dan kreativitas. Bagi masyarakat yang ingin merasakan kehangatan di sisa tahun 2025, informasi tiket dan jadwal lengkap masih dapat diakses melalui platform resmi. Acara ini menjadi bukti bahwa kebersamaan yang sederhana seringkali menjadi cara terbaik untuk menutup tahun dengan kesan mendalam. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top