Ratusan Pelajar SMA Ikuti Penataran Kader Bela Negara 

DENPASAR-fajarbali.com | TNI Kodam IX Udayana mengandeng 250 pelajar SMA se-Bali untuk mengikuti penataran kader bela negara di lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Rabu (12/6/2019).  Penataran kader bela Negara ini dibuka oleh Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri. 



Dalam sambutannya, Brigjen TNI Kasuri menyebutkan, pelatihan bela negara bertujuan untuk membina dan membentuk generasi muda Bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil serta memiliki semangat dan kesadaran bela Negara. 

”Hal ini tertuang dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat (3), Pasal 30 ayat (1) dan UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara,  hak dan kewajiban warga negara, untuk turut serta dalam pelaksanaan bela negara maupun usaha pertahanan dan keamanan Negara,” ujar Brigjen Kasuri. 



Diterangkannya, bela negara bukanlah kegiatan pembentukan militerisasi seperti yang terpikir di benak masyarakat. Namun lebih kepada pembentukan sikap dan perilaku warga negara yang dilandasi oleh kecintaannya terhadap NKRI.  

Dalam amanat akhirnya, Brigjen Kasuri menyampaikan selamat belajar dan berlatih kepada seluruh peserta penataran kader bela negara. Semoga penataran yang memiliki tujuan mulia ini dapat membentuk generasi muda Bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, serta memiliki semangat dan kesadaran bela Negara. 



Sementara dalam pelatihan itu dihadiri Irdam IX/Udy, Danrindam IX/Udy, Kapok Sahli Kodam IX/Udy, Staf Ahli Kodam IX/Udy, Aster Kasdam IX/Udy, Kabintaldam IX/Udy, Dandim Jajaran Korem 163/WSA dan Kapolres Tabanan serta para Perwira Rindam IX/Udayana. (hen)



 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penjual Burung Elang di FB Berdalih Beli di Online Juga

Rab Jun 12 , 2019
DENPASAR-fajarbali.com | Meski sudah berstatus tersangka, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar tidak melakukan penahanan terhadap tersangka Komang Gede Winata, pemilik satwa burung elang jenis Ular Bido yang dipasarkan melalui akun facebook miliknya. Dia berdalih, dulunya burung elang itu dibeli online seharga Rp 1.5 juta.   Save as PDF

Berita Lainnya