Polresta Jajaran Tanam 50 Pohon dan Tebar 15.000 Benih Ikan di Desa Kesiman Kertalangu

Wujud Nyata Polri

(Last Updated On: )

TANAM POHON-Peringati HUT Bhayangkara ke 78, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Timur menggelar tanam pohon dan penebaran bibit benih ikan. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Menjelang HUT Bhayangkara ke 78, Polresta dan Polsek Denpasar Timur menggelar penanaman bibit pohon dan penebaran benih ikan. Acara ini berlangsung di Tebe Majelangu, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, pada Jumat 21 Juni 2024 sekitar pukul 09.00 Wita. 
 
Acara ini dipimpin oleh Kabag SDM Polresta Denpasar Kompol I Wayan Putra Antara S.PD., M.H., dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta perwakilan masyarakat setempat.
 
Hadir pada kegiatan ini antara lain Perbekel Desa Kesiman Kertalangu beserta staf, Kasi Trantib Kecamatan Dentim beserta staf, Manajer Tebe Majelangu beserta staf, personil Polsek Dentim dan perwakilan personil Polresta Denpasar, perwakilan masyarakat Desa Kesiman Kertalangu, serta perwakilan siswa SMP se-Kota Denpasar.
 
Selain memperingati HUT Bhayangkara Ke-78, kegiatan ini juga bertujuan sebagai wujud nyata Polri dalam memelihara lingkungan, khususnya di bidang penghijauan lahan kosong untuk menjaga kualitas udara yang sehat dan memelihara ekosistem air. 
 
Hal ini sejalan dengan tema HUT Bhayangkara Ke-78 tahun 2024 yaitu “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.
 
Menurut Kasi Humas AKP I Ketut Sukadi sebanyak 50 bibit pohon ditanam di lahan seluas 2 are. Jenis-jenis pohon yang ditanam meliputi, 15 bibit pohon Sawokecik, 15 bibit pohon Kelengkeng, 5 bibit pohon Belimbing dan 15 bibit pohon Jambu air. 
 
Selain itu, sebanyak 15.000 benih ikan nila ditebar di aliran kali Subak Padang Galak yang mengairi pertanian di wilayah Desa Kesiman Kertalangu.
 
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-78,” terang AKP Sukadi. R-005

Next Post

Ajukan Eksepsi, Pengacara Terdakwa Kasus Perbankan Sebut Dakwaan Jaksa Kabur dan Tidak Jelas

Jum Jun 21 , 2024
Tapi yang terjadi, tanah dan bangunan tersebut dijual oleh Yance Dwiputra kepada Lukas Banu seharga Rp 2.500.000.000
Screenshot_2024-06-21-19-30-49-92_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4_copy_800x538

Berita Lainnya