Perbaikan Wajah Kota Ditarget Hingga 2019

Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Buleleng tahun 2017 hari kedua, menyasar tiga kecamatan di wilayah Buleleng tengah yakni Kecamatan Sukasada, Kecamatan Buleleng, dan Kecamatan Banjar, Rabu (27/12/2017).

SINGARAJA-fajarbali.com | Dalam Kunker hari kedua ini lebih menitikberatkan pada peninjaun proyek penataan wajah kota seperti pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno di Kelurahan Sukasada dan RTH Yuwana Asri di Kelurahan Banyuasri. Kedua RTH  ini merupakan upaya Pemkab Buleleng untuk mempercantik wajah Kota Singaraja. Untuk RTH Yuwana Asri yang terletak di Kelurahan Banyuasri, telah rampung 100 persen dan langsung diresmikan Oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, saat Kunker dan ditandai dengan penandatanganan prasasti. RTH Yuwana Asri ini memeiliki banyak fasilitas diantaranya, Panggung, Joging track, sarana bermain anak-anak, dan Skate Park. RTH Yuwana Asri sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.

Berbeda dengan RTH Yuwana Asri, RTH Taman Bung Karno yang terletak di Kelurahan Sukasada ini masih dalam tahap pengerjaan. RTH Taman Bung Karno ini dibangun melalui empat tahap. Untuk tahun 2017, Pembangunan RTH ini sudah masuk tahap ketiga dengan anggaran dana sebesar Rp 6,7 Miliar untuk pembangunan taman ini. Di tahun 2018, di taman ini akan dibangun patung Bung Karno sebagai ikon utama RTH ini. Kedepannya, Taman Bung Karno ini juga dirancang menjadi kawasan Heritage Bung Karno. Taman Bung Karno ini nantinya akan dikoneksikan dengan nilai sejarah Bung Karno yang ada di Bale Agung.

Bupati Putu Agus Suradnyana, ST mengatakan, tahun 2017 Pembangunan di Kabupaten Buleleng terpusat pada perbaikan wajah Kota Singaraja. Hal ini dikatakannya sebagai bagian dari strategi Pemkab Buleleng setelah perbaikan jalan-jalan pedesaan. Ia mengungkapkan, Pemkab Buleleng memiliki target hingga tahun 2019 untuk perbaikan wajah kota. Bupati murah senyum ini menjelaskan, selain mempercantik wajah kota, RTH ini akan mampu memberdayakan masyarakat sekitar dan mengangkat nilai sejarah. Bupati Suradnyana menambahkan, RTH ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berkesenian.”Pada tahun 2016 lalu, kita fokus untuk membangun infrastruktur di pedesaan dan sudah rampung mncapai 90 persen. Untuk tahun 2017 kita kombinasikan antara pembangunan jalan dan perbaikan kawasan perkotaan. Target kita sampai tahun 2019 dan kita akan terus mengupayakan perbaikan kawasan Kota Singaraja agar Kota Singaraja menjadi cantik bersih dan ramah untuk masyarakat baik itu masyarakat Buleleng dan Masyarakat di Luar Buleleng,” jelasnya.

Selain meninjau proyek pembangunan RTH, Pelaksanaan Kunker hari kedua ini juga meninjau proyek Revitalisasi Pasar Sukasada, Revitalisasi Pura Desa Buleleng, peresmian Kantor Lurah Kendran, Pembangunan Gedung Puskesmas Desa Pedawa, dan terakhir tatap muka bersama warga di Wantilan Kertha Locita Desa Banjar Kecamatan Banjar. Dalam tatap muka tersebut, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana memberikan bantuan secara simbolis kepada warga berupa benih jeruk, saprodi, bibit sapi betina, alat pengolahan buah tamarilo, benih pisang, Power Thresser, babi persilangan, pupuk, mobil pick-up, kursi roda, bahan bangunan, bibit ikan patin beserta kolam dan alat perikanan. (gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pemetaan Lahan Pertanian Diharap di Setiap Kecamatan

Rab Des 27 , 2017
Pansus B DPRD Gianyar yang bertugas menuntaskan Ranperda Retribusi dan Ranperda Perlingdungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, Rabu (27/12/2017) memberikan laporannya di hadapan siding paripurna. Selain itu, semua Pansus juga memberikan laporan di hadapan sidang dari Pansus  A sampai Pansus D.