Penyelidikan Kebakaran Gudang Gas di Cargo Belum Final, Labfor Kumpulkan Bukti Pendukung

Masih Lidik

(Last Updated On: )

GUDANG GAS-Situasi kebakaran gudang gas elpiji di Jalan Cargo Permai Taman 1, Ubung Kaja, Denpasar Utara. 

 

DENPASAR –fajarbali.com |Hari ke lima penyelidikan insiden kebakaran di gudang gas elpiji di Jalan Cargo Permai Taman I, Ubung Kaja, Denpasar Utara, belum final. Pihak kepolisian Polresta Denpasar dan Tim Laboratorium Forensik Polda Bali telah mengumpulkan berbagai bukti-bukti pendukung terjadi kebakaran tersebut. Bukti-bukti ini nantinya akan disingkronkan untuk mencari titik terang penyebab kebakaran gudang milik boss gas Sukojin. 
 
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi awak media, pada Kamis 13 Juni 2024. Dijelaskanya, hingga kini tim gabungan Satreskrim Polresta Denpasar dan Labfor Polda Bali sedang menyelidiki berbagai temuan di lapangan, terkait peristiwa yang menewaskan 6 karyawan gas. 
 
Temuan-temuan ini akan dikumpulkan dan dievaluasi. Seperti, terkait temuan titik awal api dengan keterangan saksi-saksi serta temuan-temuan lainnya. 
 
Dibenarkanya, Tim Labfor Polda Bali sudah turun kembali ke lapangan untuk melakukan pengecekan. 
 
“Pengecekan ini untuk melakukan sinkronisasi titik awal api dengan keterangan saksi-saksi. Nanti kalau sudah singkron dan mantap semuanya baru akan disampaikan lewat preskon yang akan digelar oleh Polresta Denpasar,” ungkap Kombes Jansen. 
 
Namun, mantan Kapolresta Denpasar ini enggan menjelaskan apa saja yang ditemukan penyidik kepolisian. Ia mengatakan pihak kepolisan tidak terburu-buru untuk menghindari kesalahan. 
 
Terlebih, dalam kasus ini banyak menelan korban jiwa. Bahkan saat ini keluarga para korban yang meninggal masih berduka. Termasuk juga para korban yang sedang dirawat di rumah sakit. 
 
“Proses penyelidikan masih terus berjalan. Kita (polisi) menjaga kenyamanan dari keluarga korban, baik yang sedang menjalani perawatan dan juga yang meninggal dunia. Jangan sampai nanti menetapkan A ternyata hasil Labfornya B,” bebernya. 
 
Sebelumnya diberitakan, gudang gas elpiji milik Sukojin meledak dan terbakar pada Minggu 9 Juni 2024 sekitar pukul 06.00 Wita. Peristiwa kebakaran itu juga menghanguskan gudang pipa milik PT Tratas Inti Bangunan, Jalan Cargo Permai Taman II. Kedua gudang ini saling membelakangi. Dimana tembok bagian belakang kedua gudang berdempetan.
 
Akibat peristiwa itu, 18 orang karyawan alami luka bakar dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Hingga Kamis 13 Juni 2024 sudah ada 6 korban yang meninggal dunia saat dirawat di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. R-005 

Next Post

Terus Bertambah, Jumlah Korban Tewas Kebakaran Gas Elpiji 7 Orang

Kam Jun 13 , 2024
Luka Bakar 57,5 Persen
IMG_20240613_205657

Berita Lainnya