Pentingnya Peran Jabfung Nutrisionis Di Masa Pandemi

Denpasar-Fajarbali.com | Selain penerapan protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi, di dalam era pandemi Covid-19 saat ini, peran Pejabat Fungsional (Jabfung) Nutrisionis Ahli dinilai sangat penting dan strategis dalam pengaturan nutrisi pasien Covid 19, pemberian edukasi makanan dan perilaku makan terhadap pasien covid 19 yang dirawat di rumah sakit. Jabfung diminta untuk berperan aktif dalam upaya membantu Pemerintah Daerah guna meminimalisir terjadinya peningkatan kasus Covid-19 dengan memberikan pemahaman terkait penerapan prilaku hidup bersih dan sehat serta pemenuhan gizi yang baik di masa pandemi.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ni Made Parwati, SKM, M.Kes saat membuka acara pelatihan Jabatan Fungsional (Jabfung) Nutritionis Ahli tahun 2021 secara daring, Selasa (21/9). Lebih lanjut, Parwati mengungkapkan, tenaga nutrisionis dapat berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain dalam menyebarkan informasi kesehatan kepada masyarakat tentang masalah kesehatan masyarakat mulai dari menjaga pola makan yang sehat dan berolahraga yang cukup.

“Peranan para nutrisionis memang sangat dibutuhkan nantinya. Sehingga semua peserta pelatihan yang teribat saat ini sangatlah beruntung. Oleh sebab itulah, saya berharap semua peserta bisa mengikuti acara pelatihan secara serius dan fokus,” ujarnya.

Baca Juga: 
Nelayan Nusa Penida Dibantu Jukung, Bupati Ingatkan Jangan Didiamkan Hingga Rusak
Parkir Hingga Toilet Objek Wisata di Nusa Penida Akan Ditata, Penerapan One Gate One Destination Dimatangkan

Parwati menegaskan bahwa pelatihan ini dapat dijadikan sebagai wahana tukar menukar pikiran, pengalaman, dan diskusi serta komunikasi untuk menambah wawasan yang dapat menunjang kelancaran tugas di lapangan. Setelah diangkat menjadi pejabat fungsional hendaknya dapat bekerja secara profesional sesuai dengan tupoksi dan bidang tugas masing-masing.

“Saya harapkan apa yang telah diperoleh saat pelatihan dapat diimplementasikan di lapangan. Tak hanya untuk para pasien covid, pelatihan ini juga diimbau dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kasus Covid-19 di Bali dapat segera diakhiri,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, selain mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, menjalani hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang sangat dianjurkan.

Untuk menjaga kesehatan, terutamanya dalam membantu meningkatkan daya tahan tubuh di kala pandemi Covid-19 seperti saat ini, makanan dengan nutrisi seimbang dan kaya nutrisi akan memenuhi kebutuhan gizi seseorang dalam jumlah kalori tertentu, sehingga dengan begitu imunitas tubuh akan tetap terjaga dengan baik.

“Gizi yang seimbang sangat penting untuk tubuh. Orang yang mengkonsumsi makanan bergizi seimbang akan memiliki badan lebih sehat, sistem imun yang lebih kuat, dan risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit kronis dan infeksi. Mengkonsumsi bahan makanan yang bervariasi dan segar setiap hari penting untuk memenuhi kebutuhan makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak), mikronutrien (vitamin dan mineral), serat dan antioksidan harian bagi tubuh. Ini yang menjadi tugas para nutrisionis untuk selalu mengedukasi pasien,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang yang bekerja di Puskesmas dan Rumah Sakit disembilan Kabupaten/Kota di Bali (dha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Sebanyak 20 Lukisan Bertajuk “Garden of Intuition” Dipamerkan

Sel Okt 12 , 2021
DENPASAR-fajarbali.com | Setelah sekian lama tidak mengadakan pameran karya seni lukis akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Bali, kini Putu Winata yang merupakan seorang seniman muda berbakat asal Denpasar kembali memamerkan buah karyanya yang mengusung tema kekayaan alam.