Pengabdian Masyarakat Unmas Denpasar Ajarkan Literasi Keuangan dan Bantu Label Kemasan Produk UMKM Desa Kukuh, Tabanan

Dengan diadakannya program ini, para pelaku UMKM jadi mengetahui mengenai pembukuan sederhana, pemasaran digital dan tentang identitas usaha / label.

Pembukuan sederhana merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjalankan suatu usaha, dimana didalam pembukuan sederhana tersebut kita dapat mengetahui berapa pemasukan dan pengeluaran, keuntungan dan kerugian yang dialami bagi para pelaku usaha khususnya para pelaku UMKM di desa kukuh. Dalam kondisi tertentu kita akan mendapat perbandingan peningkatan atau penurunan jumlah penjualan produk, maka dari itu pembukuan yang sederhana patut dijalankan bagi usaha sekecil apapun itu.

Selain dijalankannya pembukuan sederhana pemasaran secara digital juga sangat diperlukan dalam era modern seperti saat ini, adapun media yang dapat digunakan dalam penunjang pemasaran digital yaitu seperti Shopee, Instagram, Tiktok, dll. Selain adanya pembukuan sederhana, pemasaran digital adapula langkah yang patut dijalankan bagi para pelaku usaha yaitu pelabelan atau sering disebut dengan identitas produk.

Para pelaku UMKM di desa kukuh ini perlu diperhatikan dalam penggunaan pembukuan sederhana sebagai acuan dalam menjalankan bisnis agar tetap lancar tanpa adanya kendala. Banyak UMKM yang gulung tikar karena minimnya pengetahuan mengenai adanya pembukuan sederhana ini. Dalam pembukuan sederhana ini kita tidak hanya memasukan nama produk dan harga melainkan adapun cara tertentu yang digunakan agar mengetahui seberapa profit dan loss yang kita alami selama menjalankan usaha.

Sebagai langkah nyata dari mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar yakni Ni Kadek Peri Antini (Fakultas Ekonomi & Bisnis) dan Ni Luh Nonik Dewiyani (Fakultas Ekonomi & Bisnis) berkolaborasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kukuh mengadakan sosialisasi mengenai pendampingan literasi keuangan dan digitalisasi bisnis UMKM serta pembuatan label yang menyasar para pelaku UMKM dan para ibu rumah tangga yang berprofesi sebagi IRT yang ingin menjalankan usaha rumahan sebagai penghasilan tambahan.

Dalam sosialisai yang dilakukan, tidak hanya membahas mengenai pembukuan sederhana melainkan memaparkan cara bagaimana melakukan pemasaran secara digital dan melakukan pembuatan label bagi para pelaku UMKM. Dengan melakukan sosialisasi mengenai pemasaran secara digital diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan, selain itu pemasaran digital ini juga dapat digunakan bagi para pelaku usaha yang tidak memiliki tenant permanen seperti usaha rumahan.

Dalam hal ini pemasaran secara digital akan sangat membantu para pelaku usaha rumahan dalam hal promosi produk. Dalam era modern seperti saat ini media sosial sangat berguna dalam hal pemasaran selain itu dalam era ini kita dituntut untuk melek terhadap adanya teknologi. Karena semua informasi bisa sangat cepat disampaikan di media sosial begitupula dengan hal promosi melalui media sosial. Adapula kegiatan yang dilakukan yakni pembuatan label atau identitas produk yang di pasarkan.

Selain kegiatan yang dilaksanakan tadi pelabelan atau identitas usaha ini juga sangat penting bagi UMKM. Karena selain menunjang estetika produk pelabelan ini juga sebagai salah satu media promosi timbul atau bisa disebut sebagai merk produk. Para pelaku usaha rumahan di Desa Kukuh ini sebagian besar belum menggunakan label sebagai identitas usaha, maka dari itu dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan membuatkan design label serta mencetakan cotoh label yang dapat digunakan.

Melihat dari antusias masyarakat di Desa Kukuh dalam kegiatan sosialisasi ini, Ketua TP. PKK Desa Kukuh menyampaikan apresiasinya atas program pengabdian yang dilaksanakan. Dengan diadakannya program ini, para pelaku UMKM jadi mengetahui mengenai pembukuan sederhana, pemasaran digital dan tentang identitas usaha / label. (rl)

Penulis: Ni Putu Lisa Ernawatiningsih, S.Si.,M.Si. , Ni Kadek Peri Antini, Ni Luh Nonik Dewiyani

Next Post

Berkas Lengkap, Kasus Korupsi KUR di BRI Dilimpahkan ke Jaksa

Sel Okt 4 , 2022
Berkas oleh jaksa peneliti dinyatakan lengkap sehingga dilakukan pelimpahan tahap II terhadap berkas perkara dan juga tersangka inisial ORAL pada hari Senin
7A9C1771-4F3B-42CA-9419-A20771183E78-13af63e0