Pemerikasaan Gula Darah Sewaktu bagi Lansia, Fokus PKM Dosen Polkesden di Mengwi

Aparatur Desa Mangwi juga dilatih agar bisa mengecek kadar gula darah sewaktu secara mandiri.

(Last Updated On: )
Seorang lansia di Desa Mengwi mengecek gula darah.

MANGUPURA-fajarbali.com | Dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar atau Polkesden, I Nyoman Gede Suyasa, SKM. M.Si., selaku Ketua Tim Pengusul, didampingi anggota I Nyoman Jirna, SKM. M. Si., dan dibantu beberapa mahasiswa jurusan Teknologi Laboratorium Medis, menggelar pengabdian kepada masyarakat dengan skema Program Kemitraan Masayarakat (PKM) menyasar pelayanan kesehatan untuk warga lanjut usia (lansia) di Desa/Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Suyasa menyebut, PKM mengambil tema “Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu pada Lansia di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung”. Jadi pelayanan yang dilakukan khusus terkait gula darah.

PKM, kata Suyasa berlansung pada Jumat (17/5/2024) di Kantor Perbekel Mengwi. Lebih dari 70 lansia melakukan cek gula darah sewaktu sebagai bukti antusiasme masyarakat memanfaatkan PKM Polkesden.

“Pemeriksaan diawali pengukuran tekanan darah, kemudian kadar gula sewaktu serta diberikan pendidikan kesehatan oleh mahasiswa dengan media booklet,” jelas Suyasa.

Setelah pemeriksaan dilanjutkan dengan melatih aparatur desa untuk melakukan pemeriksaan kadar gula sewaktu menggunakan metode POCT dengan harapan, alat pengukur gula darah sewaktu yang diserahkan kepada pihak desa bisa digunakan secara mandiri oleh aparat desa untuk mengukur kadar gula darah lansia pada setia pertemuan bulanan.  

Lebih lanjut, katanya, PKM ini akan berlangsung selama lima bulan. Pengabdi berharap kegiatan ini mampu menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan yang ditemukan di lokasi pengabdian.

Permasalah tersebut, di ataranya minimnya sarana pemeriksaan gula darah di Posyandu Lansia, kurangnya pengetahuan lansia tentang diet makanan penderita DM, aktivitas fisik hanya satu minggu sekali, serta screening pemeriksaan gula darah sewaktu lansia jarang dilakukan.

Dalam kesempatan yang sama, Perbekel Mengwi I Nyoman Suwarjana,  menyampaikan terima kasih atas kerja sama pengadian masyarakat antara Polkesden dan Desa Mengwi.

Perbekel berharap kerja sama terus berlanjut di tahun-tahun mendatang apalagi sudah ada Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintahan Desa Mengwi dengan Polkesden. “Saya rasa darah adalah kunci dari seluruh persoalan kesehatan, terlebih bagi lansia yang mulai rentang. Jika darah sudah bagus, dipastikan sehat,” pungkasnya.

 

 

 

 

Next Post

Semarak Rangkaian Dies Natalis ke-45 UNR, Ajang Pupuk Kebersamaan

Ming Mei 19 , 2024
HUT ke-45 Yayasan Jagadhita dan Universitas Ngurah Rai tahun 2024, tergolong paling meriah. Selain rangkaiannya panjang dan padat aktivitas, pada penutupan bakal digelar konser mendatangkan artis-artis top ibu kota.
AAAAAA

Berita Lainnya