Mahasiswa Unud Tewas Setelah Terjatuh Dari Gedung Lantai Dua, Diduga Bundir

u6-IMG_20251015_191025
MAHASISWA TEWAS-Seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Udayana tewas terjatuh dari gedung kampus Unud, Denpasar.
DENPASAR -fajarbali.com |Seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Semester 7, inisial TI, ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 2 gedung kampus Universitas Udayana (Unud) yang terletak di Jalan Sudirman, Denpasar, pada Rabu 15 Oktober 2025 sekitar pukul 09.00 Wita. Dugaan sementara korban terjatuh karena bunuh diri (bundir). 
 
Salah seorang satpam kampus yang ditemui membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban adalah seorang mahasiswa Program Studi Sosiologi. 
 
Pascakejadian, para mahasiswa lainnya berteriak histeris mendapati korban terjatuh dari lantai atas. Bahkan, satpam setempat yang menerima informasi tersebut bergegas mengeceknya ke lokasi. 
 
"Setelah kami dengar ada yang terjatuh, kami langsung datangi lokasi," beber satpam yang enggan disebut namanya itu. 
 
Diketahui, mahasiswa tersebut tewas dalam kondisi mengenakan celana panjang hitam, kemeja putih, dan jaket hitam terkapar tengadah di depan gedung. 
 
Selanjutnya, pihak kampus Unud segera membawa korban ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi. 
 
Namun, satpam tersebut belum bisa menjelaskan apakah korban tewas akibat bunuh diri ataukah terpeleset, ataukah ada faktor lainnya. 
 
"Saya tidak tau apakah memang bunuh diri ataukah terpeleset terjatuh, silahkan tanya ke pihak kampus saja," bebernya. 
 
Sementara itu, kepada awak media, Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Dr. Dewi Pascarani, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kampus masih menelusuri penyebab pasti insiden yang menggegerkan lingkungan kampus itu. 
 
"Ya, kami sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi," bebernya, Rabu 15 Oktober 2025.
 
Dikatakanya, dari hasil pengecekan awal, kecil kemungkinan korban terpeleset karena area lantai dua gedung FISIP memiliki selasar pengaman. Apalagi kalau melihat struktur bangunan, kemungkinan terpeleset memang kecil. 
 
"Tapi kami belum bisa memastikan sebelum hasil pemeriksaan dan keterangan saksi lengkap,” ujarnya. 
 
Dr. Dewi kembali menegaskan, pihak kampus telah menugaskan dekan untuk mendampingi keluarga korban serta memastikan proses medis berjalan lancar. 
 
“Pihak dekan dan wakil dekan sudah di rumah sakit untuk memantau kondisi korban. Semua masih dalam proses penelusuran,” sebutnya. 
 
Sementara, Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol Ketut Sukadi belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian itu. "Belum dapat data, kami koordinasi dulu," ujarnya. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top