Lansia Kabur dari Rumahnya, Tim SAR dan Polisi Cari di Sungai

IMG_20260109_213551
LANSIA HILANG-Upaya pencarian dilakukan Tim SAR dan kepolisian terkait hilangnya I Ketut Menuh dari rumahnya di Lingkungan Umahanyar Anggungan, Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung.
MANGUPURA -fajarbali.com |Polsek Mengwi hingga kini masih melakukan pencaharian terhadap lansia bernama Ni Ketut Menuh (72) yang kabur dari rumahnya diduga karena masalah keluarga. Hilangnya Ketut Menuh asal Lingkungan Umahanyar Anggungan, Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung itu dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat 2 Januari 2026 malam. 
 
Menurut PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, dari keterangan menantu korban yakni Ni Wayan Murni (55) awalnya mengecek kamar korban yang berada di depan rumah. 
 
Namun Ketut Menuh tidak ditemukan di dalam kamarnya. Hal ini disampaikan Murni kepada suaminya  I Wayan Sutarba, 55 (anak korban). Mereka lantas mencari di sekitar rumah dan lingkungan sekitar serta menanyakan kepada warga lainnya. 
 
"Namun, karena dua hari tidak ketemu, keduanya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Badung," ungkap Aiptu Inastuti. 
 
Dijelaskan Aiptu Ayu dari keterangan sejumlah saksi, sebelum hilang, Ketut Menuh sempat cekcok mulut dengan salah seorang keluarganya. Sebab, dia tidak mau pindah dari kamarnya yang berada di depan rumah bangunan utama. 
 
"Mereka membujuk agar Ketut Menuh berpindah dari kamarnya yang berada di dalam rumah. Karena kamar yang ditempati korban sudah bocor saat hujan. Namun, korban tetap menolak pindah," jelas Ayu. 
 
Pihak keluarga menerangkan, dalam aktivitas sehari-hari, Ketut Menuh diketahui berjalan dengan bantuan tongkat kayu. 
 
Menerima laporan itu, personel Polres Badung mendatangi lokasi dan melakukan pencarian. Berdasarkan dugaan awal, Ketut Menuh diperkirakan tidak berada jauh dari rumah. 
 
"Fokus pencarian diarahkan ke aliran sungai yang berada di sebelah selatan rumah korban. Dugaan sementara, korban terpeleset ke bawah sungai," beber Aiptu Inastuti. 
 
Memasuki sepekan Ketut Menuh dinyatakan hilang, sehingga pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). 
 
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali,  I Wayan Juni Antara, mengatakan setelah menerima laporan kehilangan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan enam orang personel ke lokasi. 
 
"Kami terima laporan kejadian pagi ini pada pukul 09.00 Wita dari Kepala Lingkungan Uma Anyar," jelasnya, dalam keterangan pers, Jumat 9 Januari 2026 siang. 
 
Ia menyampaikan, petugas yang dikerahkan sudah dilengkapi dengan peralatan SAR air, drone thermal dan kelengkapan medis. 
 
"Pertimbangan tim membawa peralatan SAR air, karena di daerah itu ada sungai, sementara dicurigai terjatuh ke sungai," ungkapnya sembari mengatakan rencananya tim SAR gabungan akan melaksanakan penyisiran seputaran rumahnya dan sepanjang sungai. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top