Lagi, 22 Orang Terjaring Operasi Penertiban Protokol Kesehatan

(Last Updated On: )

DENPASAR – fajarbali.com | Meski Tim Gabungan Yustisi Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri bersama Tim Penegakan  Peraturan Daerah Kota Denpasar setiap hari  melakukan operasi penertiban disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokrs) di wilayah Kota Denpasar, namun masih saja ada  yang melanggar prokes.

 

Kasatpol PP Kota Denpasar  Dewa Gede Anom Sayoga saat ditemui Rabu (30/9/2020) membenarkan, masih saja ada warga yang melanggar protocol kesehatan. “Hal ini bisa dilihat  dari setiap melakukan operasi penertiban protokol kesehatan jumlah yang terjaring cukup banyak,” ungkap Sayoga.

 

Setiap operasi atau sidak, lanjutnya, selalu ada yang terjaring, seperti pada ini sidak yang berlangsung di perempatan Jalan Gatot Subroto Kebo Iwa dan keliling ke banjar-banjar di wilayah Padang Sambian Kelod terjaring sebanyak 22 orang. Ini membuktikan masih ditemukan yang melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Padahal pihaknya telah menyosialisikan bahaya virus covid-19 dan adanya peraturan Pergub Nomor 46  tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Bagi yang tidak menggunakan masker  di denda Rp 100 ribu. “Namun masih saja ada masyarakat yang membandel dan melanggar,” tandasnya.

 

Dari 22 orang yang terjaring 1 orang menderita gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ). Untuk tindak lanjut ODGJ tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Kota Denpasar. Sedangkan lagi 21 orang yang tidak menggunakan masker tersebut sesuai dengan Pergub maka mereka didenda sebesar Rp 100 ribu.

 

Selain didenda pihaknya juga memberikan masker gratis dan memberikan pembinaan agar hal seperti ini tidak di ulang kembali.  “Kita berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan.  Dengan demikian pandemi penularan covid 19 bisa ditekan dan diputus penyebarannya,” pingkas Sayoga. (car).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kasus Positif Bertambah 36 Orang, 1 Pasien Meninggal Dunia

Rab Sep 30 , 2020
(Last Updated On: )DENPASAR – fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar cenderung fluktuatif. Pada Rabu (30/9/2020) diketahui pasien sembuh Covid-19 mengalami peningkatan signifikan yakni 44 orang, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 36 orang yang tersebar di 16 desa/kelurahan. Sementara itu, kembali berhembus kabar duka, 1 pasien Covid-19 Kota […]

Berita Lainnya