Komisi II dan Wakil Ketua DPRD Bali Sidak Pelabuhan Celukan Bawang, Minta Pengawasan Pelabuhan Diperketat

(Last Updated On: )

DENPASAR – fajarbali.com | Meningkatnya pasien positif Virus Corona di Bali, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperketat seluruh pintu-pintu masuk ke Bali. Mulai dari Bandara, pelabuhan, dan terminal. Guna memastikan kesiapan SDM dan Standar Operasional Prosedur (SOP), DPRD Bali melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) disalah satu pintu masuk Bali yakni Pelabuhan Celukan Bawang di Buleleng.

 

Sidak tersebut berlangsung pada Hari Kamis (16/04/2020) siang. Adapun anggota dewan yang ikut dalam sidak antara lain Ketua Komisi II IGK Kresna Budi didampingi Anggota Dewa Made Mahadnyana, Gede Kusuma Putra, Ketut Sugiasa, Kadek Darmini, Utami Dewi Suryadi, Grace Anastasia, dan Kadek Dharma Susila. Turut hadir juga Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry. Kedatangan rombongan DPRD Bali diterima oleh Komandan KSOP Celukan Bawang Made Oka, perwakilan Balai Kesehatan Karantina Pelabuhan Celukan Bawang.

Kedatangan rombongan DPRD Bali ke Pelabuhan Celukan Bawang adalah untuk memastikan pengawasan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. “Kami ingin mengecek dan memastikan bahwa sebagai kawasan pelabuhan (pintu masuk) di Bali Utara, standar SOP pengawasan Covid-19 dilaksanakan dengan baik,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry.

Apalagi, Pelabuhan Celukan Bawang selama ini sering lalu lalang kapal-kapal dari luar daerah mengangkut barang maupun penumpang. Kendati, kapal penumpang tergolong kecil jika dibandingkan dengan pelabuhan lain di Bali. “Kami meminta khusus untuk ABK betul-betul dicek dengan baik. Karena kapal-kapal tersebut juga datang dari provinsi yang terpapar,” pintanya. Pihaknya juga meminta akan pengawasan diperketat. Hal itu disanggupi oleh pengelola pelabuhan.

DPRD Bali juga mendapat masukan soal adanya jalan masuk yang rusak. Diketahui, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten. Ditambah lagi, Pelabuhan Celukan Bawang memiliki potensi cukup besar bila didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. “Kami mendapat masukan penting. Dimana jalan rusak yang menjadi kewajiban kabupaten, kami berharap segera ditangani. Kalau bisa mengajukan BKK ke Provinsi. Potensi Pelabuhan cukup prospektif, seperti kemungkinan dibuka untuk ternak. Begitu juga dengan perluasan dermaga untuk Kapal Pesiar,” pungkasnya. (her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Selundupkan 0,14 Gram Kokain, Wanita Asal Rusia Malah Dituntut Penyalahguna Narkotika

Kam Apr 16 , 2020
(Last Updated On: )DENPASAR – fajarbali.com |  | Wanita 38 tahun asal negara Rusia bernama Tatiana Firsova yang ditangkap petugas Bea dan Cukai Airport Ngurah Rai karena diduga menyelundupkan narkotika jenis kokain seberat 0,14 gram bruto,  akhirnya bisa tersenyum lebar.   

Berita Lainnya