Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah, Kasus Positif Masih Muncul

DENPASAR-fajarbali.com | Meski penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah, kasus positif Covid-19 masih terjadi. Berdasarkan data resmi pada Minggu (30/5/2021) kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 9 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 4 orang. Sementara kasus meninggal dunia bertambah 1 orang. 

 

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 9 orang dan kasus positif bertambah 4 orang. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus tetap menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Minggu (30/5/2021).

Baca Juga :
Percepat Pemulihan Ekonomi, Suradnyana Paparkan Karakter Daerah kepada OJK
Sutjidra Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 14.938 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.355 orang  (96,10 persen), meninggal dunia sebanyak 346 orang (2,32 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  237 orang (1,58 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien seorang laki-laki usia 50 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan. Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Dewa Rai menegaskan, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu. Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19.

Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (car)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Oknum Polisi Pengedar Narkoba Itu Ternyata Anggota Patroli Sabhara Polsek Mengwi

Sen Mei 31 , 2021
  MANGUPURA -fajarbali.com |Terungkap sudah sosok oknum Polisi pengedar sabu yang ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar. Brigadir Ngurah Menara (46) ternyata anggota masih aktif yang bertugas di Unit Patroli Sabhara Polsek Mengwi, Badung.    Brigadir Ngurah Menara sebelumnya ditangkap dengan barang bukti puluhan paket klip sabu seberat 84 gram lebih. […]
BPD BALI