Kasus Penistaan Agama, Tim Hukum Dampingi Pelapor Diperiksa di Polda Bali

(Last Updated On: )

DENPASAR -fajarbali.com |Tim hukum yang terdiri dari para advokat dari berbagai ormas Hindu mendampingi pelapor kasus dugaan penodaan dan penistaan agama dengan terlapor Desak Made Darmawati. Dalam hal ini pelapor adalah Koordinator Tim Advokasi Penegakan Dharma Dr. Gede Suardana menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. 

 

Tim hukum yang tergabung dalam Tim Advokat Dharma ini berjumlah sebanyak sembilan orang yang terdiri dari para advokat ormas Hindu. Yakni dari Persadha Nusantara, FA KMHDI, KMHDI Bali, Peradah Bali, Prajaniti Bali, LBH Paiketan Krama Bali, dan Aliansi Pemuda Hindu Bali. 

Para advokat itu diantaranya, Made Kariada, Made Arnawa merupakan tim hukum yang disiapkan oleh Persadha Nusantara. Kadek Cita Ardana Yudi (KMHDI), Komang Nila Adnyani (FA KMHDI). I Made Arnita Bagia dan AA Made Sudarsa (Prajaniti), Putu Suma Gita dan I Gede Pasek Pramana (Peradah), dan Komang Wiadnyana (Aliansi Pemuda Hindu Bali). 

Tim Advokat Dharma akan mendampingi pelapor yang juga Koordinator Tim Advokasi Penegakan Dharma Suardana.  “Kita sudah memberikan kuasa kepada tim hukum. Mereka yang akan mendampingi kami, mulai pemeriksaan sebagai pelapor dan saksi-saksi di Polda Bali Senin (26/4/2021) di Polda Bali dan proses hukum berikutnya,” kata anggota Tim Advokasi Penegakan Dharma I Made Dwija Suastana, Senin (26/4/2021). 

Tim hukum ini nantinya akan mendampingi dan membantu menangani proses penegakan hukum kasus dugaan ujaran kebencian, penodaan dan penistaan agama dengan terlapor Desak Made Darmawati. 

“Pendampingan oleh tim hukum sebagai keseriusan proses penegakam hukum atas kasus dugaan penodaan dan penistaan agama. Dengan dengan tim hukum maka kita akan memiliki energi yang lebih besar dan solid untuk kasus ini,” ujar salah satu Tim Hukum Made Arnawa yang mendampingi ke Polda Bali. 

Tim hukum ini bersifat terbuka jika ada advokat yang ingin bergabung membela Hindu dan menegakan dharma dalam kasus dugaan penodaan agama. “Kita telah memberikan kuasa kepada tim hukum. Jika ada advokat yang ingin terlibat dan membantu silahkan bergabung,” ujar Dwija yang juga Sekretaris DPD Prajaniti Bali. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Galungan, Penjor Langsung Jadi Masih Menjadi Incaran Masyarakat

Sen Apr 26 , 2021
(Last Updated On: )Denpasar-fajarbali.com | Di zaman serba modern ini, terlebih kondisi masih dalam masa pandemi membuat masyarakat Bali khususnya di Kota Denpasar kian suka dengan yang serba praktis. Tak terkecuali dalam pembuatan penjor untuk Hari Raya Galungan. Dulu, biasanya warga menggarap penjor secara gotong royong bersama sanak keluarga saat Penampahan […]

Berita Lainnya