NEGARA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana kembali datang dan siap di karantina. Bertambahnya PMI yang pulang sebanyak 32 orang, menempati hotel keempat yang disiapkan Pemkab Jembrana yakni Hotel Hapel di Desa Baluk sebagai tempat Karantina, Sabtu (25/4/2020) malam.
Sampai sekarang, total PMI yang sudah menjalani karantina di Jembrana sebanyak 159 orang. Selain hotel Hapel Baluk, lokasi karantina di Hotel Jimbarwana sebanyak 63 orang, hotel Ratu 21 orang dan Hotel Negara sebanyak 43 orang.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha, MPH mengatakan seluruh PMI yang mengikuti karantina harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan sesuai standar penanganan Karantina PMI.
Mulai dari kedatangan dari kapal pesiar terlebih dulu dilakukan rapid test oleh petugas provinsi. Bila dinyatakan negatif, maka tim kabupaten/kota melakukan penjemputan untuk diajak ke lokasi karantina masing-masing.
PMI yang baru datang juga sudah mendapatkan pemeriksaan medis di antaranya pengecekan suhu tubuh, tensi, pengecekan batuk ,pilek dan kodisi kesehatan umum lainnya. " Ini bagian dari protap karantina. Secara rutin kesehatannya juga akan kami pantau. Termasuk untuk kebutuhan konsumsi sudah disiapkan," terang Arisantha.
Kondisi menggembirakan juga disampaikannya terkait hasil rapid test PMI gelombang pertama yang menjalani isolasi diri di Hotel Jimbarwana Negara.
Pengambilan rapid test kedua bisa dilakukan selang 7-10 hari dari pelaksanaan rapid test pertama.
" Dari pemeriksaan yang kami lakukan sabtu (25/4/2020), hasilnya menggembirakan . 63 orang PMI yang ditempatkan di Hotel Jimbarwana dinyatakan negatif berdasarkan rapid test," ujarnya. Selanjutnya mereka tinggal menjalani sisa masa karantina 4 hari lagi sebelum diperbolehkan kembali kerumah masing- masing.
Terkait perkembangan Covid -19 di Jembrana dari data dihimpun gugus tugas, Minggu (26/4/2020) jam 14.00 wita, tercatat jumlah kasus positif sebanyak 11 orang, 5 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. RSU Negara masih merawat 4 pasien positif covid, sementara 2 orang lagi warga ber KTP Jembrana masih dirawat di RS PTN Udayana Denpasar. (prm).










