Jika Tak Ikuti Protokol Kesehatan, Pengunjung  Dilarang Masuk Pasar Kidul

BANGLI – fajarbali.com | Masyarakat yang akan berkunjung di Pasar Kidul, kini wajib hukumnya harus mengikuti dan menjalankan semua Protokol Kesehatan yang telah digariskan.

Terlebih, jajaran Polsek Bangli bersama Polres Bangli telah membangun dua posko terpadu pasca Pasar Kidul dinyatakan dibuka kembali. Hal tersebut, dilakukan untuk pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan  adaptasi kebiasaan baru  di Pasar Kidul. Jika protocol Kesehatan tersebut tidak dijalankan, dipastikan pengunjung akan dilarang masuk pasar Kidul.

Hal tersebut diakui Wakapolres Bangli, Kompol. I Gede Wali saat meninjau pelaksanaan penerapan protocol Kesehatan di Pasar Kidul, Senin (20/07/2020). Disampaikan, posko terpadu telah didirikan di depan pintu utara pasar dan pintu selatan pasar. Tujuannya, untuk mengawasi para pedagang dan pengunjung pasar. Kata dia, masyarakat sebelum masuk areal Pasar yang berada dijantung Kota Bangli ini, wajib mengikuti menjalankan semua protokol Kesehatan tersebut. “Jika ada masyarakat yang tidak mau menjalankan protocol Kesehatan itu, yang bersangkutan tidak boleh masuk areal pasar,” ungkapnya.

Dalam hal ini, untuk mengoptimalkan pengawasan, posko terpadu tersebut ditempati oleh personel gabungan yang bertugas secara bergiliran dan setiap shift terdiri dari personel Polres Bangli, Kodim 1626/Bangli, Sat Pol PP, Satgas Gotong Royong Pasar Kidul.

Lanjut Wakapolres Bangli Kompol I Gede Wali, pendisiplinan ini merupakan upaya untuk mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol Kesehatan termasuk pada saat ke pasar. “Pasca merebaknya  Covid-19 di Pasar Kidul, kami bersama pihak terkait di posko terpadu telah terus memberikan himbauan secara masif kepada masyarakat khususnya di pengunjung Pasar,” tegasnya.

Selain itu, pengecekan suhu juga dilakukan kepada semua pengunjung dan pedagang. “Kalau mau masuk pasar, masyarakat juga wajib menggunakan masker dan mencuci tangan pada tempat yang telah disediakan. Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol Kesehatan, sehingga penyebaran virus ini cepat bisa teratasi”, pungkasnya. (arw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

KJM Sebut Pasangan Tamba-Ipat Belum Final

Sen Jul 20 , 2020
DENPASAR – fajarbali.com | Koalisi Jembrana Maju (KJM) masih terus menggodok calon yang akan diusung pada Pilkada Jembrana 2020. Kendati Partai Golkar telah memberikan rekomendasi kepada Pasangan Nengah Tamba-I Gede Ngurah Patriana Krisna (Tamba-Ipat) namun masih belum dikatakan final. Pasalnya, masih menunggu rekomendasi dari partai lainnya.