Jambore Juang Kencana, Tetap Produktif di Masa Pensiun

JAMBORE Juang Kencana 2022 di Rest Area Asta Wilangun, Pancasari, Sukasada, Buleleng, Minggu (14/8/2022).

SINGARAJA – fajarbali.com | Minggu (14/8/2022) pagi, udara di kawasan Pancasari, Sukasada, Buleleng lebih hangat dari biasanya. Sinar lembut Sang Surya diselimuti awan gelap tak menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di halaman Rest Area Asta Wilangun, puluhan lansia berkumpul dengan riangnya. Ada rindu tak bertepi yang terbayar lunas. Pagi itu, mereka menolak tua. Melupakan kerutan- kerutan di wajah dan rambut yang berganti.

Memori mereka tertarik lorong waktu, mengenang saat bersama-sama menjadi abdi negara di bidang kependudukan, khususnya Pejuang KB.

Puluhan lansia tersebut tergabung dalam Juang Kencana (JuKen). JuKen adalah wadah bagi para pegawai Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali serta Organisasi Perangkat Daerah bidang KB di kabupaten/kota yang memasuki purnabakti (pensiun).

“Hari ini kami menggelar Jambore,” kata Ketua Penyelenggara Ida Ketut Adinaya Putra. Menurut Ida Ketut, Jambore bertema “Sehat, Semangat, Ceria, Berkarya” itu memiliki dua tujuan yakni umum dan khusus.

Tujuan umumnya, lanjut Ida Ketut, untuk memperluas wawasan, pengetahuan serta memperdalam rasa cinta kepada organisasi. Sedangkan tujuan khususnya, memupuk persaudaraan, meningkatkan semangat anggota untuk melanjutkan pembudayaan keluarga kecil berkualitas.

Solidaritas dan ikatan batin antar-anggota JuKen tidak diragukan lagi. Air mata Sang Ketua JuKen Provinsi Bali Made Wardani Rudolf menjawab tegas rasa kehilangan rekan sejawat atapun mereka yang sedang terbaring sakit.

“Beberapa teman kita tidak hadir karena sakit. Juga satu per satu Pejuang KB telah mendahului kita. Mari kita doakan bersama,” kata Wardani Rudolf terbata-bata disertai mata sembab saat membaca sambutan.

Wardani Rudolf menjelaskan, JuKen di Provinsi Bali terbentuk tahun 2008. Kala itu, Nofrizal, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Bali mengundang para pensiunan sebagai tindak lanjut pembentukan JuKen yang di tingkat pusat sudah terbentuk delapan tahun sebelumnya atau tahun 2000.

“Barulah selanjutnya, Pak Jero Mangku Ketut Sutjita sebagai kepala perwakilan definitif menyempurnakan JuKen Provinsi Bali,” kenangnya.

Ia berharap, kegiatan seperti jambore ini memberikan efek terapi bagi anggota JuKen yang notabene sudah sepuh.

Tak lupa ia meminta kekompakan selama ini harus dijaga bahkan ditingkatkan lagi. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali selaku Penasihat dan Pembina JuKen.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali yang diwakili Desak Nyoman Triarsini mengapresiasi semangat JuKen yang tetap berkobar meski tak muda lagi.

Desak Nyoman Triarsini.

Desak yang saat ini mengemban tugas sebagai Koordinator Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN Perwakilan Bali mengaku, sesepuh JuKen adalah senior yang membimbingnya sehingga sampai di titik sekarang ini.

“Terima kasih atas jasa-jasa bapak ibu semua yang membimbing saya saat mulai berkarir di BKKBN. Semoga senantiasa sehat dan bahagia,” kata Desak sebelum membuka Jambore JuKen. (Gde)

Next Post

Musisi Tulus Pikat Ribuan Pengunjung Padati Puncak Acara Dua Dekade ITB STIKOM Bali

Ming Agu 14 , 2022
Puncak acara dua dekade ITB STIKOM Bali ditandai dengan pemotongan tumpeng pada perayaan yang berlangsung di Pantai Pandawa, Badung, Sabtu (13/8). BADUNG – fajarbali.com | Puncak peringatan dua dekade ITB STIKOM Bali digelar di Pantai Pandawa, Badung, Sabtu (13/8). Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan musisi tanah air, yaitu Tulus. Musisi […]
STIKOM 3-da5507d3