Isu Bakal Turunnya Aksi Massa, Buleleng Gandeng Polisi dan TNI Gelar Apel Harmoni

WhatsApp Image 2025-08-31 at 18.58.54 (1)
Pelaksanaan apel harmoni

BULELENG-fajarbali.com | Adanya isu akan turunnya aksi massa, Pemerintah Kabupaten Buleleng menggandeng Polri dan TNI menggelar aksi apel Harmini yang dilakukan di Lapangan Taman Kota yang ada di jalan Ngurah Rai Singaraja, Minggu (31/8/2025) sore kemarin. Dalam pelaksanaan apel tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra selaku Pembina apel menekankan pentingnya sinergitas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan suatu wilayah.”Kami menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi seluruh komponen bangsa untuk menjaga keamanan serta kondusivitas wilayahnya. Ia menyatakan bahwa Apel Harmoni merupakan langkah strategis untuk merajut kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan elemen masyarakat,”tuturnya.

Dengan pelaksanaan apel harmini yang digelar, merupakan sikap pemerintah daerah bersama dengan Polri dan TNI serta seluruh lapisan masyarakat bergandengan tangan menjaga dengan bersama-sama demi keamanan serta kekundusipan.“Kami menyikapi kejadian-kejadian yang akhir-akhir ini terjadi di beberapa daerah dengan aksi penyampaian aspirasi yang berlebihan. Langkah yang akan diambil adalah dengan mengedepankan dialog setiap ada kegiatan penyampaian aspirasi. Kami terima aspirasinya dalam batas-batas tertentu, misalnya jumlah peserta, lalu kami ajak dialog untuk menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi aspirasi mereka,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan Apel Harmoni ini sebagai bentuk respon dan antisipasi terhadap maraknya aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis di berbagai daerah. Apel ini dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, Pecalang, serta elemen masyarakat lainnya.”Kita harus bersatu padu dalam bingkai Buleleng dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”kata Sutjidra.

Sementara itu, Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menyebutkan bahwa apel ini bertujuan menyatukan visi bersama bahwa penjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, melainkan seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.”Imbauan kepada masyarakat adalah tetap tenang, menjalani aktivitas sehari-hari, jangan terprovokasi, dan jangan ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang dapat merusak atau anarkis. Untuk menyampaikan aspirasi dipersilakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Itu dilindungi dan kami berkewajiban melakukan penjagaan, pengawalan, dan pengamanan agar kegiatan tersebut berjalan lancar,”sebutnya.

BACA JUGA:  Kasus Terkonfirmasi Baru Masih Terjadi

Menanggapi rencana demonstrasi yang akan berlangsung, ia memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana dan telah mempersiapkan pengamanan serta pengawalan untuk memastikan aksi berjalan damai, lancar, dan kondusif.

Terkait kemungkinan penanganan terhadap pelaku anarkis, Widwan Sutadi menegaskan bahwa polisi tidak akan ragu melakukan tindakan tegas, terukur, dan proporsional sesuai dengan jenis ancaman dan aturan yang berlaku, terutama jika ada ancaman terhadap jiwa, raga, dan harta benda.“Jika memang ada perusuh atau anarkis yang membahayakan jiwa raga, misalnya menyerang kantor atau asrama dan membahayakan petugas, tentu kita tidak ragu-ragu untuk melakukan penindakan tegas,” pungkasnya.

Kegiatan Apel Harmoni ini diharapkan dapat memperkuat soliditas dan kewaspadaan kolektif seluruh komponen masyarakat Buleleng dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, menjadikan Buleleng tetap aman dan nyaman untuk beraktivitas. @gus

Scroll to Top