Ingin Jadi Mahasiswa Doktor Ilmu Manajemen Undiknas? Ini Syaratnya!

DENPASAR – fajarbali.com | Rektor Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), Prof. Dr. Ir Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., IPM., secara resmi me-launching penerimaan mahasiswa baru untuk Program Doktor Ilmu Manajemen TA 2022/2023, Senin (18/4), berdasarkan SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI No.225/E/O/2022.

Sri Subawa menjamin memberikan kualitas pembelajaran maksimal bagi calon mahasiswanya sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat berdasarkan hasil riset dan penelitian, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan tujuan akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. “Ini kesempatan yang baik bagi para entrepreneur, akademisi, peneliti dan lainnya yang ingin belajar tentang manajerial,” katanya.

Dengan fokus di digital bisnis manajemen, lanjut Sri Subawa, menjadikan  Undiknas sebagai perguruan tinggi swasta satu-satunya di Bali yang fokus pada ilmu tersebut.

Menurutnya keunggulan digital bisnis manajemen selaras dengan visi universitas yang berbasiskan pada teknologi kewirausahaan atau entrepreneur dan riset. Selain itu digital bisnis manajemen menjadi kebutuhan di masa depan.

Program studi Doktor Ilmu manajemen sesuai dengan perubahan perilaku masyarakat yang sudah berbasis pada teknologi. Undiknas menjadi satu-satu yang memiliki Program Studi S3 Ilmu Manajemen di perguruan tinggi swasta di wilayah Bali, NTB dan NTT ini.

“Biaya sekitar Rp15.500.000 per semester. Dan harapannya adalah mahasiswa program doktor bisa menempuh sampai 6 semester sudah selesai sesuai yang dicanangkan dalam kurikulum,” harap dia.

Menurut Sri Subawa, Program Doktor Ilmu Manajemen didesain untuk melahirkan ilmuwan dan praktisi manajemen yang memiliki kemampuan riset yang mumpuni dan wawasan keilmuan yang holistic. Lulusan akan memiliki kemampuan untuk memecahkan permasalahan teoritis dan praktis melalui riset serta berkontribusi bagi pengembangan ilmu dan praktik manajemen melalui hasil risetnya.
PSDIM 19 4 22 2
Prof. Dr. Ir Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., IPM.

Di program Doktor Ilmu Manajemen mahasiswa akan diajak untuk berpikir kritis mengembangkan gagasan baru dan orisinal dan melewati perjalanan intelektual yang menginspirasi melalui jejaring kerjasama internasional, mahasiswa juga akan diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman akademis di tingkat internasional.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Undiknas University Agus Fredy Maradona, S.E., M.S.A., Ph.D. menjelaskan program Doktor Ilmu Manajemen ini dengan bidang peminatan digital bisnis manajemen. Kurikulum program doktor ilmu manajemen menekankan pada kajian atas isu-isu manajemen dalam lingkungan bisnis industri dan organisasi masa kini yang dicirikan oleh penggunaan teknologi digital secara intensif.

“Kini tidak ada yang tidak menggunakan layanan teknologi digital,” katanya.

Menurutnya digital bisnis manajemen menjadi pilihan karena kondisi lingkungan. Program S3 ini akan diminati apabila program-program tersebut itu relevan memenuhi kebutuhan yang terjadi di lingkungan saat ini.

“Lingkungan kita saat ini tidak lepas dari bisnis digital yang selanjutnya menumbuhkan ekonomi digital,” terangnya.

Berbicara riset, kata AF. Maradona tidaklah sempit. Mahasiswa doktor memiliki keleluasaan riset sesuai minat yang ditekuninya, apakah itu marketing manajemen, strategic, financial atau manajemen lainnya dengan payung tetap digital bisnis manajemen.

Ia mencontohkan dalam finance, riset dalam finance beberapa akhir ini makin banyak terhadap digital teknologi. Salah satunya seperti fintech. Jadi istrumen investasi, tabungan, pinjaman tidak mungkin tanpa teknologi. Termasuk kasus dugaan penipuan investasi yang ditangani pihak kepolisian itu juga terkait penggunaan teknologi digital.

“Kami yakin isu-isu terkini bisnis dan manjemen lingkungannya itu bisnis digital,” ucapnya.

Syarat untuk menjadi mahasiswa yaitu lulusan program magister dengan IPK minimal 3.00 (skala 4), memiliki sertifikat TOEFL ITP yang masih berlaku, memiliki rancangan usulan penelitian untuk disertasi serta lulus tes seleksi penerimaan mahasiswa baru. (Gde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Nicholas Morris Dikukuhkan Sebagai Visiting Professor Unhi

Sel Apr 19 , 2022
DENPASAR – fajarbali.com | Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi asal Australia, Nicholas Morris secara resmi dikukuhkan sebagai Visiting Professor pada Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Taman Asoka Kampus Unhi Denpasar, Senin (18/4).
Unhi 19 4 22 2
BPD BALI