Gerindra Bali Kirimkan Beberapa Nama Calon Ketua DPD

(Last Updated On: )

Denpasar- fajarbali.com | Sampai saat ini jabatan Ketua DPD I Partai Gerindra Bali masih lowong pasca meninggalnya Ida Bagus Putu Sukarta. Terkait hal itu, DPP Partai Gerindra menyarankan agar Gerindra Bali mengusulkan beberapa nama untuk menjadi kandidat Ketua DPD.


Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Gerindra Bali Made Ray Misno menyatakan, untuk penentuan Ketua DPD, di Partai Gerindra tidak ada Musyawarah Daerah (Musda). Sehingga, siapa pun nanti yang terpilih berdasarkan penunjukan DPP.

Meski demikian, Gerindra Bali akan mengusulkan beberapa nama untuk menjadi kandidat. Hal tersebut merupakan tindaklanjut dari arahan DPP dalam penentuan siapa yang akan menggantikan almarhum Ida Bagus Putu Sukarta.

“Sesuai perintah DPP kita usulkan tujuh nama ke DPP,” kata Ray Misno, Selasa (03/08/2021)

Baca Juga :
Minta Gubernur Bali Beri Keringanan Bayar Pajak Kendaraan
Upaya Restocking Babi Masih Terkendala Virus

Menurut Ray Misno, beberapa nama yang diusulkan tersebut pertama dari unsur DPD yakni Sekretaris DPD Gerindra Bali, Bendara DPD Gerindra Bali, Ketua OKK DPD Bali. Semuanya nama yang masuk dalam radar calon Ketua DPD berasal dari Fraksi Gerindra mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Diantaranya, Ketua DPC Gerindra Karangasem Nyoman Suyasa yang juga Wakil Ketua DPRD Bali. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bali Ketut Juliarta. Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Muliawan Arya atau De Gajah. Termasuk dengan tokoh sekaligus salah satu kader pendiri Partai Gerindra Bali Nengah Sukama.

Gerindra Bali berharap nama-nama yang telah disetor tersebut bisa segera diproses dan ditentukan. Siapa pun nantinya yang ditunjuk oleh DPP, dirinya bersama para kader yang lain akan memberikan dukungan penuh untuk membesarkan partai.

Kedepan, tugas Ketua DPD Gerindra Bali yang baru adalah menyelesaikan beberapa program-program yang belum tuntas. Salah satu penyegaran kepengurusan. Menurutnya, dari sembilan kabupaten/kota di Bali, tersisa dua daerah yakni Kabupaten Buleleng dan Tabanan.

“Ketua DPD sebelumnya sudah sempat menggodok penyegaran  kepengurusan di dua kabupaten itu, tetapi belum selesai. Itu dikarenakan beliau keburu meninggal dunia,” tandasnya.

Dengan program yang belum terselesaikan oleh almarhum Ida Bagus Putu Sukarta tersebut, Ketua DPD Gerindra Bali selanjutnya bisa segera merampungkan penyegaran di dua kabupaten itu. Sehingga bisa DPC bisa langsung bekerja dan tancap gas untuk menyongsong perhelatan politik mendatang.

” Kita berharap Ketua DPD definitif Gerindra Bali segera bisa diteyapkan oleh pusat sehingga pada September mendatang kita bisa melakukan verifikasi internal seluruh Indonesia,” tutupnya. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Buleleng Serap 30 Ton Lebih Beras Asli Buleleng untuk Bansos PPKM

Sen Agu 9 , 2021
(Last Updated On: )Buleleng- fajarbali.com | Melalui pengadaan beras untuk bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Perusahaan Daerah (PD) Swatantra telah berhasil menyerap 30 ton lebih beras asli produksi petani Buleleng.

Berita Lainnya