Evaluasi Perkembangan Desa, Wanagiri Wakili Kecamatan Sukasada

SINGARAJA – fajarbali.com | Desa Wanagiri ditunjuk sebagai wakil dari Kecamatan Sukasada pada Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Kabupaten Buleleng tahun 2018. Desa Wanagiri merupakan desa ke empat yang dinilai setelah Desa Madenan, Kecamatan Tejakula,Desa Tista, Kecamatan Busungbiu dan Desa Mayong Kecamatan Seririt. 



Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, yang berkesempatan hadir mengapresiasi Pemerintah Desa (Pemdes) Wanagiri dalam hal pemberdayaan masyarakat. Apresiasi tersebut diungkapkan pada saat penilaian Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Kabupaten Buleleng tahun 2018 yang di pusatkan di Gendung Serbaguna Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Selasa (6/3/2018). 



Sutjidra mengatakan evaluasi perkembangan tingkat desa ini tiadalain untuk mengevaluasi kinerja perbekel dan jajarannya, baik di bidang pemerintahan, kemasyarakatan dan kewilayahan karena dari Sembilan belas indicator yang di nilai laporannya adalah hal tersebut. Mengenai pemberdayaan masyarakat, Wabup Sutjidra sangat mengapresiasi pemberdayaan lansia yang telah dilakukan Pemdes Wanagiri pada kegiatan-kegiatan desa. Selain itu, pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh juga telah dilakukan oleh Pemdes  Wanagiri dalam berbagai kegiatan.”Hal ini sudah sesuai dengan instruksi Bapak Presiden RI,  Joko Widodo agar seluruh program kegiatan di desa di padat karya kan. Artinya masyarakat di desa harus diberdayakan dalam seluruh kegiatan yang didanai dari APBDes,”ujarnya. 




Ditambahkan, khusus di Desa Wanagiri memiliki potensi pariwisata dan perkebunan yang cukup bagus, dikarenakan alam Desa Wanagiri sangatlah indah, ini merupakan potensi yang nantinya mampu meningkatkan PAD Desa Wanagiri.”Jadi memang alam wanagiri ini sangat indah, ini merupakan potensi untuk dapat meningkatkan PAD,”jelas Sutjidra, sembari menyebut PAD yang didapat dari potensi pariwisata dan perkebunan di Desa Wanagiri agar di peruntukkan untuk kemajuan dan kesejahtraan masyarakat wanagiri. ”Jadi dapat PAD supaya jangan kecag – kecog, di fokuskan, ya, difokuskan untuk pemberdayaan masyarakat di desa wanagiri, ”tegasnya. (ags)8

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mematikan Data Seluler saat Nyepi, PHDI Mendukung, Ketua DPRD Harapkan Pertimbangan

Sel Mar 6 , 2018
SINGARAJA – fajarbali.com | Seruan agar provider mematikan data seluler saat pelaksanaan penyepian pada 17 Maret 2018 mengundang pro dan kontra. Pada pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 majelis agama dan keagamaan Provinsi Bali menyerukan agar provider seluler mematikan data seluler (internet) selama Brata Penyepian dilaksanakan.   Save as PDF

Berita Lainnya